Jumat, 30 Oktober 2009

MODUL BIOLOGI BIMBEL WIDYA PRIMA KELAS 3 SMA

BAB I
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN


Pertumbuhan : pertambahan jumlah sel pada suatu organisme dan bersifat tidak dapat kembali (irreversible).
Perkembangan : proses menuju dewasa atau proses untuk mencapai kematangan fungsi organisme.
Pertumbuhan dan perkembangan berjalan secara simultan (pada waktu yang bersamaan). Perbedaan Pertumbuhan dan perkembangan adalah pertumbuhan dapat diukur secara kuantitatif karena terjadi perubahan jumlah dan ukuran sedangkan perkembangan tidak dapat dinyatakan secara kuantitatif, namun terjadi perubahan fungsional organisme menjadi lebih sempurna (lebih bersifat kualitatif).

PERTUMBUHAN : Proses pertambahan ukuran organisme sebagai akibat bertambah banyak (mitosis) dan besarnya suatu sel. Pertumbuhsn cenderung kunatitatif, misal pertumbuhan panjang diukur dengan Auksanometer.
PERKEMBANGAN : Diferensiasi sel tubuh membentuk struktur dan fungsi tertentu.
Tahapan Perkembangan :
1. Pembelahan sel : zigote mengalami mitosis membentuk jaringan embrional.
2. morfogenesis (perkembangan bentuk) Akar dan tunas rudimenter dalam biji membentuk sistem akar dan tunas tumbuhan.
3. diferensiasi seluler : proses yang menjadikan sel memiliki fungsi biokimia dan morfologi khusus.

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan.
Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan terjadi dalam beberapa tahap.
1 Tahap I adalah diakhirinya masa dormansi (istirahat) pada biji yang diinduksi oleh air.
2 Tahap II : Perbanyakan sel (pembelahan aktif) ;
3 Tahap III : masa differensiasi yaitu proses pertambahan jenis dan fungsi sel dengan jelas.
4 Tahap IV : organogenesis yaitu proses melengkapi struktur dan fungsi makhluk hidup (perkembangan atau morfogenesis).

Spesialisasi : pembentukan jaringan permanen dari jaringan embrional pada tumbuhan.
PERKEMBANGAN TUMBUHAN : Pertumbuhan zigot menjadi embrio sampai dengan menjadi dewasa dan dapat berkembang biak.
Pertumbuhandan perkembangan tumbuhan diawali dengan perkecambahan.
Berdasarkan lama hidupmnya, tumbuhan dibagi menjadi semusim (annual), dwi tahunan (biennial) dan menahun (perenial).
PERKECAMBAHAN : Terjadi akibat pertumbuhan calon batang (plumula) dan calon akar (Radikula).
Perkecambahan muncul setelah masa dormansi berakhir yang ditandai dengan masuknya air ke dalam biji sehingga menginduksi aktivitas enzim yang merangsang terjadinya perkecambahan. Apabila daun sudah terbentuk, maka tumbuhan sudah mampu melaksanakan Fotosintesa yang menghasilkan energi yang digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan.

Biji dapat berkecambah karena di dalamnya terdapat embrio (lembaga) yang memiliki 3 bagian utama yaitu :
a. Akar lembaga : berfungsi sebagai akar dan akar lembaga dalam biji diselubungi oleh koleoriza (sarung akar lembaga) ;
b. Daun lembaga (kotiledon) : daun pertama suatu tumbuhan dan berfungsi sebagai
 Tempat penimbunan makanan ;
 Melakukan fotosintesa ;
 Pengisap makanan untuk embrio (lembaga) yang berupa lapisan tipis disebut Skutelum ;
c. Batang lembaga (kaulikulus) : dibedakan menjadi :
1 Epikotil : ruas batang di atas daun lembaga yang akan tumbuh menjadi batang dan daun ;
2 Hipokotil : ruas batang di bawah daun lembaga yang akan tumbuh menjadi akar.
Kaulikulus dan calon-2 daun merupakan bagian lembaga yang disebut pucuk lembaga (plumula) yang memiliki selubung disebut koleoptilum (sarung pucuk lembaga) ;

TIPE PERKECAMBAHAN
Berdasarkan letak perkecambahan, tipe perkecambahan dibagi menjadi :
1. Perkecambahan epigeal : bagian hipokotil terangkat ke atas permukaan tanah. Kotiledon melakukan pembelahan dengan cepat membentuk daun. Contoh : Kacang Hijau.
2. Perkecambahan hypogeal : terbentuknya bakal batang yang muncul ke permukaan tanah sedangkan kotiledon tetap berada di dalam tanah. Contoh perkecambahan pada Kapri.

Proses perkecambahan :
v Proses fisika : penyerapan air (imbibisi)
v Proses kimia : air yang masuk ke biji mengaktifkan Giberelin yang dapat mendorong aleuron mendintesa enzim yang berfungsi menghidrolisa makanan dalam kotiledondan endosperm.

FISIOLOGI PERKECAMBAHAN :
Perkecambahan dimulai dengan penyerapan air oleh biji sehingga enzym dalam biji aktif dan menghidrolisa cadangan makanan menjadi larutan yang sesuai dengan kebutuhan.
PERTUMBUHAN PRIMER : terjadi pada jaringan meristem, baik apikal (pucuk ) maupun Lateral (samping ).
Daerah pertumbuhan dibagi dalam 3 area yaitu :
a. Daerah pembelahan sel pada ujung akar batang;
b. Daerah perpanjangan sel, di belakang daerah pembelahan;
c. Daerah diferensiasi, dibelakang daerah perpanjangan sel.
Meristem ujung batang membentuk daun muda (primordia), menyelubungi bagian ujung dan membentuk tunas kuncup. Pada sudut antara daun dan batang tumbuh tunas samping dan berkembang menjadi cabang.
PERTUMBUHAN SEKUNDER : akibat aktifitas kambium, keluar membentuk phloem (kulit) dan ke dalam membentuk Xylem (kayu).

PERTUMBUHAN AKAR.
Daerah pertumbuhan :
Tudung akar : bagian paling ujung, berfungsai mensekresikan polisakarida untuk melumasi tanah, sehingga lunak serta melindungi meristem akar.
Daerah Meristem : dibelakang tudung, meliputi meristem apikal dan derivatnya.
Daerah pemanjangan : di belakang meristem, berfungsi menyimpan makanan, jua menekan ujung akar dan meristem agar akar memanjang.
Daerah diferensiasi, terbagi menjadi 3 bagian :

Protoderma : lapisan terluar meristem primer, tumbuh menjadi epidermis.
v Meristem dasar : tumnbuh menjadi sistem jaringan dasar (korteks).
v Prokambium : lapisan pusat, berkembang menjadi silinder pusat (xylem dan floem).
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ORGAN TUMBUHAN :
Terjadi di ujung akar dan batang. Pertumbuhan dan perkembangan batang meliputi pemanjangan dan diferensiasi. Pada tumbuhan dikotil mengalami pertumbuhan sekunder (Kambium membentuk xylem ke arah dalam dan floem ke arah luar).
PERTUMBUHAN
Dikelompokkan menjadi 2 yaitu :
1. Pertumbuhan Primer : pertumbuhan sebagai hasil pembelahan sel pada jaringan meristem primer dan hanya terjadi pada bagian tertentu yaitu pada bagian yang aktif membelah dan tumbuh (meristem).
Pada jaringan meristem terdapat :
 Titik tumbuh akar : bagian jaringan meristem yang memiliki tudung akar (kaliptra) dan berperan menembus tanah. Pada titik tumbuh ini terdapat meristem yang aktif dan berfungsi sebagai cadangan makanan untuk membantu perpanjangan akar.
Titik tumbuh akar dapat dikelompokkan menjadi daerah pembelahan sel (di ujung akar), daerah pemanjangan sel dan daerah diferensiasi. Ada daerah yang dibentuk menjadi Protoderm (menjadi epidermis), meristem dasar (menjadi jaringan dasar) dan pro kambium (menjadi stele/silinder pusat).
Pada bagian diferensiasi , proses organogenesis telah berjalan sempurna, epidermis telah terdeferensiasi membentuk bulu-2 akar guna menyerap mineral dari tanah. Karena proses diferensiasi pertama kali terjadi di daerah tsb, maka daerah diferensiasi disebut titik tumbuh primer.
 Titik tumbuh batang :
Adalah jaringan meristem pada batang yang berfungsi untuk tumbuhnya batang. Titik tumbuh batang terjadi pada tumbuhan yang memiliki tunas berupa kuncup. Bila daun muncul dari kuncup tunas disebut primordial. Tunas samping akan membentuk cabang batang.
Jarinngan meristem pada batang dibagi menjadi : Meristem embrional (pada saat perkecambahan) dan meristem kambium (tumbuhan sudah mengalami pertumbuhan dan perkembangan sempurna.

2. Pertumbuhan sekunder :
Terjadi setelah pertumbuhan primer dan mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang. Pertumbuhan sekunder terjadi pada gymnospermae dan dikotil sedang pada monokotil hanya terjadi pada famili Palmae.
Pada pertumbuhan sekunder, yang aktif membelah adalah mersitem pada kambium yang terletak antara xylem dan phloem. Pembelahan terjadi secara radial, sel sekitar xylem membelah ke dalam dan sekitar phloem membelah kearah luar. Bagian yang tumbuh tersebut disebut meristem kambium. Pertumbuhan jaringan ini membentuk formasi melingkar yang lebih dikenal Lingkaran tahun.
Aktivitas kambium membentuk xylem dan floem sekunder sering tidak seimbang dengan pertumbuhan kulit sehingga epidermis dan korteks luar pecah-pecah dan rusak sehingga membahayakan jaringan di dalamnya. Untuk mengatasi hal ini, tumbuhan membentuk kambium gabus (felogen) yang akan tumbuh keluar membentuk felem (lapisan gabus/mati) dan ke dalam membentuk feloderm (korteks sekunder/hidup). Pada beberapa tempat jaringan gabus terdapat celah yang disebut lentisel.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEM-BANGAN TUMBUHAN.
1. Faktor Internal ;
 Faktor genetik : Proses metabolisme sejak terjadinya perkecambahan hingga terjadinya pertumbuhan dan perkembangan sangat dipengaruhi oleh kerja enzim yang terbentuk/tersusun dari protein. Arsitek sintesa protein adalah GEN (ADN) sehingga faktor genetik ini sangat berpengaruh pada proses pertumbuhan dan perkembangan.
 Factor fisiologis : segala proses yang terjadi merupakan proses fungsional pada tingkat seluler. Pertumbuhan dan perkembangan melibatkan berbagai hormon dan vitamin yang mempunyai fungsi spesifik pada setiap tingkat pertumbuhan dan perkembangan.
a. Auksin : dihasilkan oleh bagian koleoptil ; memacu proses perpanjangan sel. Jika terkena sinar auksin tidak aktif sehingga kondisi fisiologis ini mengakibatkan bagian yang TIDAK terkena sinar akan tumbuh lebih cepat dan tumbuh membengkok kea rah sinar matahari. Auksin diedarkan ke seluruh tubuh tanaman sehingga mempengaruhi pemanjangan, pembelahan dan diferensiasi sel. Auksin menghambat tunas lateral dan bila tunas apical dipotong, maka tunas lateral akan menumbuhkan daun (Dominasi apical) ;
Fungsi lain auksin : merangsang cambium untuk membentuk xylem dan floem, memelihara elastisitas dinding sel , membentuk dinding sel primer, menghambat rontoknya buah dan gugurnya daun serta membantu proses PARTENOKARPI (proses pembuahan tanpa penyerbukan).
Pemberian auksin menyebabkan terjadinya buah tanpa biji, akar lateral dan akar serabut sehingga proses penyerapan air dan mineral berjalan optimal.
b. Giberellin : dihasilkan dari jamur Giberella fujikoroi, berfungsi untuk :
 bekerja sinergis dengan auksin, berpengaruh terhadap perkembangan dan perkecambahan embrio,
 merangsang pembentukan enzim amylase yang berperan memecah senyawa amilum pada endosperm menjadi glukosa.
 Pada tumbuhan kerdil Giberellin dapat menyebabkan tanaman tumbuh meraksasa.
 Merangsang pembentukan serbuk sari, memperbesar ukuran buah, merangsang pembentukan bunga dan mengakhiri masa dormansi ;
 Pada konsentrasi tinggi merangsang pembentukan akar ;

c. Etilen : berperan dalam :
 Pematangan buah dan kerontokan daun ;
 Pada konsentrasi tinggi menghambat pembentukan batang, akar dan bunga ;
 Bersama auksin merangsang pembentukan bunga ;
 Mempercepat proses pemasakan buah ;

d. Sitokinin : pertama kali ditemukan pada tanaman tembakau dan disebut KINETIN, juga terdapat pada tanaman jagung nyang disebut ZEATIN. Berperan dalam proses pembelahan sel (sitokinesis) dan berfungsi :
 Merangsang pembentukan akar dan batang serta pembentukan cabang akar dan batang dengan cara menghambat dominasi apical ;
 Mengatur pertumbuhan daun dan pucuk ;
 Memperbesar daun muda ;
 Mengatur pembentukan bunga dan buah ;
 Menghambat proses penuaan dengan cara merangsang proses serta transportasi garam-garam mineral dan asam amino ke daun.
e. Asam Absisat (ABA) : merupakan senyawa inhibitor yang bekerja antagonis dengan auksin dan giberellin, berperan dalam proses penuaan dan gugurnya daun. Hormon ini berfungsi :
 Mempertahankan tumbuhan dari tekanan/pengaruh buruk lingkungan, misalnya kekurangan air dengan cara dormansi.
f. Kalin : berperan dalam proses organogenesis. Berdasarkan organ yang dibentuk, Kalin dikelompokkan :
 Rizokalin ; mempengaruhi pembentukan akar ;
 Kaulokalin : mempengaruhi pembentukan batang ;
 Filokalin : mempengaruhi pembentukan daun ;
 Antokalin : mempengaruhi pembentukan bunga.
g. Asam traumalin : berperan dalam proses regenerasi sel bila tumbuhan mengalami kerusakan jaringan dengan cara membentuk jaringan KALUS pada tempat yang terluka.
2. Factor Eksternal.
 Temperatur : mempengaruhi proses fotosintesa, respirasi, transportasi. Pada tumbuhan tingkat tinggi, temperature yang sesuai antara 0° C - 45° C.
 Cahaya matahari : mempengaruhi tumbuhan berdaun hijau karena sinar matahari sangat mempengaruhi fotosintesa (proses menghasilkan makanan). Cahaya juga mempengaruhi pertumbuhan tanaman terkait dengan kerja hormone auksin. Di tempat gelap, akusin bekerja optimal sehingga tanaman tumbuh cepat, pucat, kurus dan daun tidak berkembang (ETIOLASI). Respon tumbuhan terhadap periode penyinaran cahaya disebut FOTOPERIODISME. Dan berdasarkan fotoperiodisme dikelompokkan :
1. Tumbuhan berhari pendek : tumbuhan berbunga jika pencahayaan lebih pendek dari kegelapan, misalnya pada Aster, Krisan, Dahlia.
2. Tumbuhan berhari panjang : tumbuhan berbunga jika lama pencahayaan lebih panjang dari kegelapan, contoh : Bayam, Kentang, gandum.
3. Tumbuhan berhari netral : tidak dipengaruhi oleh lamanya penyinaran, contoh : bunga Matahari, Mawar, kapas dll.
 Air, PH dan Oksigen :
Air menjaga turgor dinding sel dan berfungsi :
a. Menentukan laju fotosintesa
b. Pelarut universal ;
c. Menentukan proses transportasi hara dalam tanah ;
d. Mengedarkan hasil fotosintesa ke seluruh bagian tanaman.
Faktor pH yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan adalah pH tanah.
 Nutrisi : makanan untuk kelqangsungan hidupnya, terbagi menjadi :
a. Unsur makro : C, H, O, N S, K, Ca, P dan Mg.
b. Unsur Mikro : Klor, FE, Br, Mn, Zn, Co, molibdenium.
c. Unsur tambahan.

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA HEWAN.
Pertumbuhan adalkah penambahan sel-sel dan bobot tubuh yang bersifat irreversible sedang perkembangan adalah pertumbuhan yang disertai dengan organogenesis dan diferensiasi struktur serta fungsi. Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dibagi 2 tahap yaitu :

1. Tahap Embrio : dimulai dari fertilisasi, kemudian terbentuk zigot yang mengalami proses pembelahan. Tahap embrio dikelompokkan menjadi beberrapa fase yaitu : Morula, Blastula Gastrula, differensiasi dan organogenesis.
 Fase Morula : dimulai dari terbentuknya zigot, kemudian diikuti pembelahan mitosis dari 1 sel menjadi 2 sel, menjadi 4 sel dst.Pembelahan yang cepat terjadi pada bagian vertical yang memiliki kutub fungsional (animal pole) dan kutub vegetatif (vegetal pole) yang diantara kedua kutub dibatasi sabit kelabu (grey crescent). Selanjutnya diikuti dengan pembelahan bagia horizontal yang membelah fungsional dan kutub vegetatif. Sel yang dihasilna menggumpal dan membesar seperti bola disebut : MORULA.
 Fase Blastula : pembagian sitoplasma ke dalam dua kutub yang dibentuk saat morula. Pada kutub fungsional sitoplasmanya lebih sedikit disbanding kutub vegetatif. Perbedaan konsentrasi menentukan arah pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Fase ini kutub fungsional dan kutub vegetatif selesai dibentuk dan ditandai dengan dibentuknya rongga diantara kedua kutub yang berisi cairan disebut : Blastosol. Proses pembentukan blastosol disebut Blastulasi.
 Fase Gastrula : embrio mengalami proses differensiasi dengan mulai menghilangkan blastosol. Sel kutub fungsional membelah dengan cepat sehingga sel kutub vegetatif membentuk lekukan kea rah dalam (INVAGINASI). Invaginasi membentuk dua formasi yaitu : lapisan Ektoderm yang akan tumbuh menjadi kulit dan endoderm akan menjadi berbagai macam saluran. Bagian tengah gastrula disebut arkenteron. Selanjutnya arkenteron menjadi saluran pencernaan. Bagioan luar yang terbuka pada gastrula menuju arkenteron disebut : blastofor yang dipersiapkan menjadi anus dan bagian ujung menjadi mulut. Fase akhir gastrula telah dibentuk endoderm, mesoderm dan ectoderm.
Berdasarkan jumlah lapisan embrionya, hewan dikelompokkan menjadi dua yaitu:
a. Hewan diploblastis : mempunyai 2 lapisan embrio yaitu ectoderm dan endoderm. Contoh : Coelenterata.
b. Hewan triploblastis : mempunyai 3 lapis embrional yaitru ectoderm, mesoderm dan endoderm. Contoh : Cacing Tanah, manusia dll.
 Diferensiasi dan organogenesis, fase ini mulai terjadi diferensiasi dan organogenesis mebentuk jaringan yang spesifik. Proses ini dikendalikan oleh factor gen yang dibawa saat pembentukan kutub fungsional dan vegetatif. Pada akhirnya lapisan ectoderm, mesoderm dan endoderm akan mengalami diferensiasi menjadi organ-2 :
ectoderm : membentuk epidermis, rambut, kelenjar minyak, kelenjar keringat, email gigi, system syaraf dan saraf reseptor.
Mesoderm membentuk tulang, jaringan ikat, otot, system peredaran darah, system ekskresi dan system reproduksi.
Endoderm membentuk jaringan epitel pencernaan, system pernafasan, pancreas, hati dan kelenjar gondok.

2. Tahap Pasca Embrio.
Meliputi proses pematangan dan pelengkapan untuk menjadi individu sempurna. Proses ini dibagi menjadi 2 yaitu REGENERASI dan METAMORFOSIS.
a. Regenerasi : perbaikan tubuh yang luka/rusak. Proses ini ditentukan oleh sel batang pada hewan yang belum mengalami diferensiasi. Pada organisme aseksual, regenerasi juga bewrarti reproduksi.
b. Metamorfosis : perubahan ukuran, bentuk dan bagian tubuh hewan dari satu stadium ke stadium berikutnya. Metamorfosis meripakan proses pertumbuhan dan perkembangan menuju dewasa, dikendalikan oleh hormon
Metamorfosis dapat dibedakan :
 Ametabola : tidak mengalami proses metamorfosis. Contoh : kutu buku yang bertelur kemudian menjadi dewasa.
 Holometabola : organisme yang mnegalami metamorfosis sempurna yaitu stadium telur, larva, pupa (kepompong) dan imago (dewasa). Contoh : Kupu-kupu, ngengat, semut dll.
 Hemimetabola : mengalami metamorfosis tidak sempurna. Tadium yang dimiliki mkelokpok hewan ini adalah : telur, larva atau nimfa, semi imago dan imago. Contoh Kumbang, belalang, walang sangit dan lipas.
Metamorfosis katak : dibagi dalam 3 stadium yaitu premetamorfosis (telur yang sudah dibuahi tumbuh menjadi berudu, mprometamorfosis (kaki bagian belakang munculdan oertumbuhan tubuh terjadi secara lambat) dan metamorfosis klimaks, (kaki bagian depan muncul dan ekor mulai menghilang. Perubahan bentuk katak selama metamorfosis dipengaruhi oleh aktivitas hormone tiroksin yang dikendalikan oleh TSH yang dihasilkan oleh hipofise.

CONTOH-CONTOH SOAL :
1. Yang menyebabkan suatu batang tanaman bertambah besar adalah :
bertambah tebalnya sel penyusun batang
banyaknya ruang antar sel dalam jaringan
bertambah besarnya sel dalam jaringan
bertambah banyak dan besarnya sel dalam jaringan
bertambah banyaknya sel dalam jaringan
2. Perkecambahan biji bisa terjadi, diawali dengan penyerapan :
Cahaya D. Mineral
Oksigen E. CO2
Air
3. Pengertian perkembangan yang terjadi pada makhluk hidup adalah :
perubahan jumlah dan bentuk yang berlangsung terus menerus
kenaikan volume yang diukur dengan auksanometer
proses menuju terciptanya kedewasaan
pertambahan yang dapat diukur secara kuantitatif
bertambahnya jumlah volume serta perubahan bentuk
4. Menurut teori Histogen dari Hanstein, lapisan pembentuk jaringan titik tumbuh terdiri dari :
dermatogen 5. tunika
periblem 6. korpus
plerom 7. felogen
periderm
Yang sesuai dengan teori Histogen adalah :
5-6-7 D. 3-4-5
2-3-4 E. 4-5-6
1-2-3
5. Daerah dimana terjadi perbanyakan sel disebut :
perpanjangan sel D. spesialisasi
pembelahan sel E. differensiasi
pendewasaan
6. Adanya gambaran melingkar-lingkar (lingkaran tahun) pada batang pohon disebabkan oleh :
aktivitas kambium D. aktivitas titik tumbuh
aktivitas perisikel E. aktivitas stele
aktivitas tunas
7. Beberapa faktor internal yang berpengaruh pada pertumbuhan tanaman adalah :
nutrisi dan hormon D. nutrisi, oksigen
hormon, hereditas E. oksigen, hereditas
nutrisi, hereditas
8. Istilah “ETIOLASI” pada pertumbuhan tanaman disebabkan oleh :
Auxin yang berlebihan
Sangat berlebihan unsur hara
Kurang mendapat air
Kurang sinar matahari
Kurang karbon dioksida
9. Dikenal adanya zat yang dapat mempercepat pertumbuhan tanaman. Zat tumbuh dikenal dengan naman :
Koleoptil D. Sitokinin
Giberellin E. Enzym
Auxin
10. Hormon nyang mempengaruhi pembentukan bunga pada tanaman adalah :
Kaulokalin
Rhizokalin
Anthokalin
Filokalin
Kalin
11. Aktivitas hormon tumbuhan dipengaruhi oleh cahaya. Apabila disinari pada salah satu sisi saja, maka pertumbuhan tanaman menjadi :
tumbuh lurus
tidak tumbuh
tumbuh membengkok
tumbuh ke arah sinar
tumbuh menjauhi sinar
12. Tumbuhan mempunyai kemampuan untuk memperbaiki kerusakan jaringan yang terjadi, sehingga luka bisa ditutup kembali. Kemampuan untuk dapat berbuat demikian disebut :
restitusi
transpirasi
eleminasi
dormansi
gutasi
13. Kemampuan tumbuhan menghambat pertumbuhan pada saat kondisi lingkungan buruk disebut :
hibernasi
estivasi
dormansi
metamorfosis
regenerasi
14. Urutan perkembangan sel telur yang telah dibuahi adalah sebagai berikut :
Zygote, Morula, Gastrula, Blastula
Zygote, Morula, Blastula, Gastrula
Zygote, Gastrula, Morula, Blastula
Zygote, Gastrula, Blastula, Morula
Zygote, Blastula, Gastrula, Morula
15. Dalam pertumbuhan vertebrata, jaringan yang tumbuh dan mengalami spesialisasi dari ektoderm yaitu :
jaringan lemak
jaringan rawan
jaringan syaraf pusat
epitelium usus
korteks ginjal
16. Golongan hewan yang diploblastik adalah :
Platyhelminthes
Annelida
Insekta
Coelenterata
Crustacea
17. Pada sel hewan dan sel tumbuhan mengalami spesialisasi dan diferensiasi. Pernyataan berikut yang menerangkan proses tersebut adalah :
menghasilkan jaringan meristem
berlangsung selama proses pertumbuhan dan perkembangan
terjadi pada waktu pembentukan jaringan
mengikuti teori Histogen dan Tunika Korpus
berlangsung terus menerus selama hidup organisme.
18. Proses perkembangan larva menjadi hewan dewasa disebut :
metamorfosis
morfogenesis
paedogenesis
metameri
ontogeni
19. Urutan metamorfosis pada kupu-kupu adalah :
telur-larva-nimfa-imago
telur-nimfa-larva-imago
telur-imago-larva-nimfa
telur-larva-pupa-imago
telur-nimfa-pupa-imago
20. Hewan laut berikut ini yang dapat melakukan regenerasi adalah :
ikan
hydra
bintang laut
ubur-ubur
cumi-cumi
21. Pada tumbuhan punya kemampuan untuk memnbentuk kalus, yaitu :
jaringan baru untuk menutup luka
jaringan hasil aktivitas titik tumbuh
jaringan hasil aktivitas kambium
jaringan baru hasil pembelahan felogen
jaringan baru hasil aktivitas hormon auxin.



















BAB II
METABOLISME.
A. ENZIM.
Enzim adalah protein yang bertindak sebagai katalis dalam tubuh makhluk hidup dan sering disebut sebagai biokatalisator. Molekul yang dikatalisis oleh enzim disebut substrat dan molekul yang dihasilkan disebut produk. Sebagian besar enzim bekerja di dalam sel dan disebut enzim intra seluler, contoh : katalase. Beberapa enzim dibuat dalam sel tetapi kemudian keluar untuk melakukan funsginya disebut enzim ekstra seluler, contoh enzim-2 pencernaan.

Komponen enzim :
Enzim tersusun dari komponen protein disebut apoenzim. Beberapa enzim memerlukan komponen non protein (berupa ion an organic atau komponen organic yang disebut kofaktor) agar dapat berfungsi.
Beberapa jenis kofaktor antara lain :
1 Ion an organic ;
2 Gugus prostetik ;
3 Ko-enzim.

Cara kerja enzim : enzim mengkatalis reaksi dengan meningkatkan kecepatan reaksi dengan menurunkan energi aktivasi yaitu dari EA1 menjadi EA2.

Sifat-sifat enzim :
1. Enzim adalah protein yang dalam bekerja membutuhkan kondisi lingkungan tertentu (suhu, pH, temperatur, konsentrasi ion dll) ;
2. Enzim bekerja secara spesifik, suatu enzim hanya dapat bekerja untuk substrat yang cocok saja.
3. Enzim berfungsi sebagai katalis, mengubah kecepatan reaksi tetapi tidak mengubah produk akhir.
4. Enzim hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit.
5. Enzim dapat bekerja secara bolak balik ; enzim tidak mempengaruhi arah reaksi, sehingga dapat bekerja bolak-balik.
6. Enzim dipengaruhi oleh faktor lingkungan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim :
1. Suhu : suhu tinggi kecepatan molekul substrat meningkat sehingga saat bertumbukan dengan enzim, energi molekul substrat berkurang. Suhu optimum enzim adalah 40○ C peningkatan suhu diatas suhu optimal menyebabkan denaturasi (rusaknya bentuk 3 dimensi enzim yang menyebabkan enzim tidak lagi berikatan dengan substratnya.
2. pH : perubahan kondisi asam basa bisa menyebabkan terjadinya denaturasi enzim.
3. aktivator dan inhibitor : Aktivator adalah merupakan molekul yang mempermudah ikatan antara enzim dengan substratnya sedang inhibitor sifatnya menghambat. Ada 2 jenis inhibitor yaitu : inhibitor kompetitif (molekul penghambat yang cara kerjanya bersaing dengan substrat untuk mendapatkan sisi aktif enzim) dan inhibitor non kompetitif (molekul penghambat enzim yang bekerja dengan cara melekatkan diri pada luar sisi aktif sehingga bentuk enzim berubah.
4. konsentrasi enzim : makin tinggi konsentrasi makin cepat suatu reaksi terjadi.
5. konsentrasi substrat dalam keadaan enzim tetap, jika konsentrasi substrat meningkat maka kecepatan reaksi meningkat.
Jenis enzym menurut peristiwa yang terjadi dalam suatu reaksi :
1) Golongan Hidrolase : dengan penambahan air dapat merubah suatu substrat menjadi hasil akhir.
2) Golongan Desmolase : enzim yang dapat memecah ikatan C-C atau C-N


B. METABOLISME
Metabolisme adalah pertukaran zat dan energi antara sel dengan lingkungannya serta perubahan bentuk zat dan energi dalam sel.

Metabolisme dibagi menjadi :
A. Anabolisme (Penyusunan/Sintesa)
Fotosintesa (Energi dari Cahaya=foto) ; terdiri dari
a. REAKSI TERANG ;
Aktivasi Khlorofil :
Khlorofil Khlorofil –e (kehilangan elektron /tereksitasi)



Fotolisis Air (Penguraian Air oleh Cahaya) ;
H2 O H+ dan OH –

b. REAKSI GELAP.
Fiksasi CO2 (pengikatan CO2) :
CO2 + RDP (Riboluse Di Pospat) APG
(Asam Pospo Gliserat)



C6H12O6 (Glukose) ALPG (Aldehid pospo gliserat)



· Polimerisasi produk (AMYLUM)


Chemosintesa (Energi dari zat kimia) ; Contoh : NITRIFIKASI.
a. Nitritasi :
Nitrosomonas
NH3 + O2 HNO2
Nitrosococcus

b. Nitratasi
HNO2 + O2 HNO3
Nitro bacter

b. Katabolisme (Penguraian)
1. Respirasi/Oksidasi Zat makanan (Aerob) ;
C6H12O6 + O2 CO2 + H2O + Energi (ATP/ADP), secara rinci dapat dibagi menjadi : GEDE SIRAE

GE : GLIKOLISIS, terjadi di dalam sitoplasma
Glukosa ( C6H12O6) 2 asam piruvat + 2 NADH + 2 ATP
Keterangan :
v Berlangsung di sitoplasma ;
v Berlangsung secara an-aerob
v Mengubah 1 molekul glukosa menjadi 2 molekul Asam piruvat ;
v Dihasilkan energi 2 ATP dan 2 NADH setiap molekul Glukosa.

DE ; DEKARBOKSILASI OKSIDATIF
2 Asam Piruvat 2 asetil Ko-asetat + 2 CO2 + 2 NADH
Keterangan :
v Berlangsung pada matriks mitokondria ;
v 2 mol Asam Piruvat dirubah menjadi 2 Asetil Ko-Asetat + 2 CO2 + 2 NADH

SI : SIKLUS KREB’S
2 Asetil Ko-asetat 4 CO2 + 6 NADH + 2 FADH2 + 2 ATP
Keterangan :
v Berlangsung pada matriks mitokondria ;
v 2 mol As-Coa dirubah menjadi 4 CO2 + 6 NADH + 2 FADH2 + 2 ATP

RAE : TRANSPORT EELKTRON RESPIRATORI.
10 NADH + 5 O2 10 NAD + 10 H2O + 30 ATP
2 FADH2 + O2 2 FAD+ + 2 H2O + 4 ATP
---------------------------------------
Total energi = 34 ATP.
Energi digunakan elektron untuk masuk mitokondria = 2 ATP
-------------------------------------
Sisa Energi = 32 ATP.
Keterangan :
1 NADH dan FADH2 merupakan senyawa pereduksi yang menghasilkan ion hidrogen
2 Melalui rantai respirasi, hidrogen dari NADH dan FADH2 yang dihasilkan pada proses Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif dan Siklus Kreb’s dilepaskan O2 (sebagai senyawa penerima/akseptor H2 terakhir) untuk digunakan membentuk H2O dengan melepaskan energi secara bertahap.
3 1 Molekul NADH akan melepaskan 3 ATP, 1 molekul FADH dan menghasilkan 2 ATP.

2. Fermentasi/Peragian (An-Aerob)
Saccharomyces cereviceae
C6H!2O6 C2H5OH + CO2 + 28 kal

Difusi : gerakan molekul (ion) dari konsentrasi tinggi (hipertonis) menuju konsentrasi rendah (hipotonis) tanpa melalui membran ;
Osmosis : perpindahan molekul (ion) dari konsentrasi tinggi (hipertonis) menuju konsentrasi rendah (hipotonis) melalui membran
Imbibisi : masuknya air ke tempat berpori dan menetap.
Transport aktif : transport ion melalui membran dengan mempergunakan energi pengaktifan (biasanya dari ATP/ADP).

c. TEKNOLOGI PENGOLAHAN MAKANAN.
1. Teknologi makanan berkada gula rendah.
Makanan berisi materi dan energi untuk melakukan matebolisme tubuh. Kelebihan makan dan tidak diimbangi dengan gerak dan olah raga meyebabkan obesitas. Hal ini terjadi karena kelebihan energi disimpan dalam bentuk lemak dalam jaringan lemak bawah kulit, jaringan penghubung di antara alat pencernaan dan jantung. Lemak sulit diangkut dan dalam pembuluh darah menyebabkan penyumbatan. Oleh karena itu, perlu dicari alternatif makanan yang berkadar gula rendah sehingga dapat mengurangi resiko tersebut di atas.
2. Teknologi pengawetan makanan berkualitas tinggi.
Pengawetan tergantung dari jenis bahan makanan yang diawetkan. Protein diawetkan dengan cara pengeringan, minyak diawetkan dengan teknik pembuatan yang bersih dan pemberian bahan pengawet. Karbohidarat diawetkan dengan merubah menjadi tepung, pengeringan dan pemanasan.
Keadaan bahan makanan : bahan yang bersifat cair lebih sulit diawetkan dibanding yang padat.
Bahan pengawet dan pewarna : dapat menyebabkan kanker dan ada yang beracun.
Cara pengawetan disesuaikan dengan keadaan, komposisi dan tujuan pengawetan. Pengawetan dilakukan dengan cara : pemanasan, pengeringan, pendinginan, pengasinan, pemanisan, pengasapan dll.
Daya tarik produk pengawetan makanan (rasa, citra, warna dan bau).

3. Teknologi substitusi energi dari produk pengolahan makanan.
Makanan yang kita konsumsi sehari-hari hendaknya mengandung gizi yang lengkap. Apabila tidak lengkap dapat ditambah dengan cara substitusi. Beberapa macam makanan tambahan misalnya : Garam beryodium, minyak ikan (vit A dan D), makanan tambahan dengan tujuan menambah energi dan daya tahan tubuh, infus (makanan yang khusus diberikan melalui pembuluh vena).

KETERKAITAN PROSES KATABOLISME DAN ANABOLISME.
Katabolisme adalah proses pemecahan molekul dan cenderung menghasilkan energi yang dimanfaatkan untuk proses Anabolisme.
Faktor yang mempengaruhi Anabolisme :
a. Faktor Luar :
Cahaya ;
Suhu ;
CO2 ;
O2
H2O
Unsur/senyawa kimia.

b. Faktor Dalam :
Klorofil.
Membuka/menutupnya stomata.
Anatomi daun.
Morfologi daun.
Hambatan transportasi hasil fotosintesis.


Faktor yang mempengaruhi Katabolisme :
a. Faktor Luar :
Cahaya ;
Suhu ;
CO2 ;
O2
H2O
Unsur/senyawa kimia.
Luka.
Mekanis.
b. Faktor Dalam :
Substrat respirasi mempercepat katabolisme.
Kualitas dan kuantitas protoplasma.


Keterkaitan metabolisme KARBOHIDRAT, Lemak dan Protein.
Setiap substrat respirasi yang akan masuk ke dalam Siklus Kreb’s haru berupa senyawa gula yang sederhana.
KARBOHIDRAT, terdiri dari :
Monosakarida (Glukosa, Fruktosa dan Galaktosa)
Disakarida (Sukrosa, Maltosa dan Laktosa).
Polisakarida (Amilum, pektin, lignin dll)
LEMAK, TERDIRI DARI :
c. Asam lemak ;
d. Gliserol.

PROTEIN.
Proteion tersusun atas Asam amino melalui proses sintesa protein.
Asam amino terdiri dari :
Asam amino esensial : sangat dibutuhkan oelh tubuh dan tidak dapat disintesa tubuh. Contoh : Valin, leusin, metionin, fenilalanin, isoleusin, treonin, dan triptophaan.
Asam amino non esensial : dapat disintesa tubuh, contoh : Prolin, asam glutamat, asam aspartat.
Peranan protein :
1. sebagai zat pembangun ;
2. sebagai sumber energi

CONTOH SOAL-SOAL :

3. Gula adalah suatu karbohidrat yang sumber bahan bakunya berasal dari lingkungan berupa :
A. C, H, O D. CO2 dan H2O
B. CO2, CO2, O2, H2 E. CO2, H2O dan O2
C. C dan H2O
4. Bakteri aerob yang hidup dalam tanah dan mampu mengoksidasi amoniak menjadi senyawa nitrit atau nitrat adalah :
5. Azotobacter 3. Clostrodium
6. Nitrosomonas 4. Nitrobacter
3. Pada proses fermentasi yang dilakukan oleh sel ragi terjadi :
1. penguraian glukosa 3. pembebasan CO2
2. pembentukan alkohol 4. pembebasan panas
4. Penyusunan zat-zat pembentuk protoplasma oleh makhluk hidup merupakan manifestasi fungsi……
A. nutrisi D. reproduksi
B. regulasi E. adaptasi
C. sintesis
5. Pada fotosintesis yang berlangsung di dalam kloroplas terjadi proses-proses :
1. pengurangan air oleh energi cahaya matahari
2. perubahan energi cahaya menjadi energi kimia
3. pengikatan karbondioksida dari udara
4. pengikatan oksigen dari udara
6. Suatu enzim yang terdapat dalam hati dengan konsentrasi yang tinggi, bekerja pada peroksida air dengan menghasilkan air dan oksigen adalah enzim…..
A. peroksidase D. dehidrogenase
B. katalase E. dehidrase
C. oksigenase
7. Pada fotosintensis reaksi pengikatan CO2 berlangsung di dalam ……
A. klorofil D. Sitoplasma
B. kloroplas E. stomata
C. amiloplas
8. Proses respirasi gula secara aerob berbeda dari fermentasi alkohol, karena pada fermintasi alkohol tidak …..
1. dihasilkan CO2 3. diperlukan enzim
2. dihasilkan ATP 4. dibentuk H2O
9. Fungsi klorofil pada proses fotosintesis adalah ….
1. mengikat CO2 untuk diubah menjadi glukosa
2. membebaskan oksigen dari karbondioksida
3. menyerap sinar terutama sinar hijau
4. menyerap energi cahaya untuk diubah menjadi energi kimia
10. Pada proses fotosisntesis CO2 masuk kedalam sel-sel daun secara ……………
e. Absorbsi D. osmosis
f. Difusi E. transport aktif
g. Imbibisi
11. Manakah pernyatan di bawah ini yang merupakan sifat enzym ?
A. mempercepat semua reaksi kimia
B. spesifik pada substrat tertentu, suhu tertentu
C. sebagai biokatalisator, karena ikut bereaksi
D. hanya mempercepat reaksi metabolisme
E. tahan terhadap suhu yang tinggi karena terdiri dari protein.
12. Tempat berlangsungnya dan jumlah ATP yang dihasilkan pada tahapan transport elektron adalah ……………………..
A. mitokondria, 2`ATP D. sitoplasma, 34 ATP
B. sitoplasma, 2 ATP E. mitokondria, 34 ATP
C. mitokondria, 6 ATP
13. Berikut ini tempat proses dan hasil akhir dalam 3 tahapan respirasi :
dalam matriks mitokondria 5. dengan bantuan sitokrom
34 ATP 6. 2 ATP
dalam sitosol 7. dihasilkan H2O
dihasilkan CO2 8. asam piruvat
Tempat, proses dan produk pada 2 tahapan respirasi berikut ini adalah …………

No.
Glikolisis
Daur Kreb’s
1.
2.
3.
4.
5.
1,2,7
1,5,7
3,4,8
3,6,8
3,7,8
3,4,6
3,5,7
1,2,5
1,4,6
1,2,7
A. 1 D. 4
B. 2 E. 5
C. 3

14. Perbedaan yang terlihat pada fermentasi asam laktat dengan fermentasi alkohol ialah bahwa fermentasi alkohol ………………….
A. prosesnya membutuhkan oksigen
B. ATP yang dihasilkan jumlahnya lebih banyak
C. Terjadi tanpa bantuan mikroorganisme
D. Senyawa yang dihasilkan berasal dari asam asetat
E. Tidak dibutuhkan elektron.
15. Perhatikan gambar sebuah khloroplas !!

1. Butir tepung
2. Ribosom pd membran
4. Stroma 3. Grana


5. DNA
Tempat berlangsungnya pembentukan glukosa sebagai produk akhir fotosintesa terjadi pada bagian yang bernomor …………………
A. 1 D. 4
B. 2 E. 5
C. 3
16. Mitokondria dalam sel berfungsi untuk
A. Tempat sintesa protein
B. menghasilkan kode genetika
C. Tempat oksidasi makanan
D. Tempat terbentuknya ARN duta (m)
E. tempat membentuk ADN sense
17. Berikut ini yang merupakan makanan penghasil energi adalah :
Karbohidrat 3. lemak
protein 4. Vitamin.
18. Produk metabolisme yang miskin energi adalah :
CO2 3. H2O
NH2 4. Asam amino
19. Katabolisme berlawanan dengan proses anabolisme
S E B A B
Katabolisme merupakan reaksi ender gonik sedang anabolisme merupakan reaksi eksergonik.
20. Berikut ini yang bukan merupakan sifat enzym adalah :
merupakan biokatalisator
merupakan campuran lemak dan protein ;
bekerja sangat spesifik
tidak mengubah kesetimbangan reaksi ;
dapat menurunkan energi aktivasi
21. Kecepatan reaksi suatu enzym ditentukan oleh faktor-faktor berikut ini
konsentrasi substrat 3. aktivator
konsentrasi enzym 4. Inhibitor
22. Respirasi sel berlangsung melalui tahap-tahap berikut ini :
glikolisis
dekarboksilasi oksidatif
siklus kreb’s
sistem pengangkutan elektron.
23. Dalam siklus Kreb’s, untuk 1 mol asetil Ko-A dihasilkan ………….
(1) 1 ATP (3) 3 NADH
(2) 1 FADH (4) CO2
24. Pernyataan berikut yang salah mengenai proses glikolisis adalah :
A. berlangsung di sitoplasma
B. berlangsung secara an-aerob
C. terjadi perubahan dari 1 mol glukosa menjadi 1 mol asam piruvat
D. dihasilkan energi sebesar 2 ATP
E. dihasilkan 3 NADH
25. Diantara pernyataan mengenai dekarboksilasi oksidatif asam piruvat berikut ini yang benar adalah :
berlangsung di matriks mito-kondria
dari 1 mol aqsam piruvat dihasilkan 1 mol asetil Ko-A
dihasilkan NADH
dihasilkan ATP
26. Bila dalam tahap siklus Kreb’s dihasilkan 8 NADH dan 2 molekul FADH2, maka setelah melalui transfer elektron respiratori akan dihasilkan ATP sejumlah …………
A.
B.
C.
10
20
28
D.
E.
30
32

27. Pernyataan berikut yang tidak benar mengenai respirasi an aerob adalah :
tidak melalui proses glikolisis
terbentuk alkohol dan asam laktat
akseptor H terakhir adalah ethanol atau asam laktat
dihasilkan 2 ATP setiap molekul glukosa
dibanding respirasi aerob, energi yang dihasilkan sangat sedikit.
28. Reaksi fotolisis air pada proses reaksi terang fotosintesa dihasilkan Oksigen
S E B A B
Oksigen yang dihasilkan pada proses fotosintesa berasal dari air.
29. Energi kimia hasil reaksi terang pada proses fotosintesa berupa :
A.
B.
C.
fruktosa
glukosa
karbohidrat
D.
E.
ATP dan NADPH
PGAL

30. Proses penggabungan CO2 ke RDP pada reaksi gelap fotosintesa disebut Karboksilasi
S E B A B
penggabungan CO2 ke RDP memerlukan enzym Rubisco (Riboluse di pospat karboksilase)
31. Pada umumnya bakteri kemoototrof mengoksidasi senyawa organik untuk mendapatkan energi
S E B A B
Bakteri kemoautotrof menggunakan energi hasil oksidasi untuk mensintesa karbohidrat
32. Langkah-langkah sistesa protein yang benar adalah :
Transkripsi-translasi-ARNd ke ribosom-ARNt dan asam amino ke ribosom
Translasi-transkripsi-ARNd ke ribosom- ARNt dan asam amino ke ribosom
Transkripsi-ARNd ke ribosom- ARNt dan asam amino ke ribosom-translasi
Translasi-ARNd ke ribosom-transkripsi-ARNt
Transkripsi- ARNt dan asam amino ke ribosom-ARNd ke ribosom-translasi.
33. Respirasi adalah suatu proses katabolisme yaang memerlukan energi
S E B A B
Respirasi merupakan proses yang membutuhkan oksigen dan menghasilkan karbon dioksida sebagai hasil sampingan.
34. Pada Siklus Krebs, untuk 2 senyawa Asetil Co-A akan menghasilkan :
2 ATP, 2 FADH, 6 NADH
2 ATP, 2 Asam Piruvat, 2 NADH
1 ATP, 1 FADH, 3 NADH
2 ATP, 6 FADH, 2 NADH
1 ATP, 1 Asam piruvat, 1 NADH.
35. Oksigen yang dikeluarkan pada saat fotosintesa berasal dari CO2
S E B A B
Pada waktu fotosintesa CO2 masuk ke dalam daun melalui stoma.
36. Reaksi fiksasi dan reduksi dalam fotosintesa memerlukan ………
Khlorofil dan asam pospogliserat
energi dari ATP dan NADPH2
energi dari cahaya
RDP
37. Terjadinya senyawa nitrat di dalam tanah disebabkan oleh :
Pekerjaan bakteri denitrifikasi
Pekerjaan bakteri nitrifikasi
Karena dalam tanah tidak terdapat garam-garam organik
Dalam tanah terdapat enzym
Hasil sampingan dari assimilasi N pada akar tumbuhan tinggi
38. Enzym merupakan protein yang berperan sebagai biokatalisator dalam berbagai reaksi metabolisme sel. Sifat enzym adalah :
memerlukan suasana asam
bekerja spesifik
memerlukan suhu tinggi
memecah berbagai macam substrat
menyusun berbagai macam substrat
39. Transport elektron yang berlangsung didalam mitokondria, prosesnya akan berakhir setelah elektron H+ bereaksi dengan oksigen yang berfungsi sebagai akseptor terakhir yang akan membentuk :
CO2 D. energi terkecil
H2O E. Energi.
Asam piruvat
40. Di bawah ini merupakan pernyataan yang benar dari proses fotosintesa, kecuali
Reaksi gelap memanfaatkan CO2 untuk membentuk glukosa
O2 yang terbentuk berasal dari pemecahan H2O
Hasil reaksi terang adalah O2
Cahaya bukan merupakan faktor penting karena justru khlorofillah yang harus senantiasa ada.
H2O yang dimanfaatkan diambil dari dalam tanah.
41. Tempat berlangsungnya dan jumlah ATP yang dihasilkan pada tahapan transpor elektron adalah ………….
A.
B.
C.
Mitokondria, 2 ATP
Sitoplasma, 2 ATP
Mitokondria, 6TP
D.
E.
Sitoplasma, 34 ATP
Mitokondria, 34TP

42. Berikut ini tempat proses dan hasil akhir dalam tahapan respirasi :
1
2
3
4
dalam matrik mitokondria
34 ATP
dalam sitosol
dihasilkan CO2
5
6
7
8
dengan bantuan sitokrom
2 ATP
dihasilkan H2O
asam piruvat
Tempat, proses dan produkpada 2 tahapan respirasi berikut ini adalah :

Glikolisis
Daur Krebs
A.
B.
C
D.
E.
1,2,7
1,5,7
3,4,8
3,6,8
3,7,8
3,4,6
3,5,7
1,2,5
1,4,6
1,2,7
43. Perbedaan yang terlihat pada fermen-tasi asam laktat dengan fermentasi alkohol ialah bahwa fermentasi alkohol ……………
prosesnya membutuhkan Oksigen
ATP yang dihasilkan jumlahnya lebih banyak
Terjadi tanpa bantuan mikro-organisme
Senyawa yang dihasilkan berasal dari asam asetat
Tidak dibutuhkan tambahan elektron
44. Perhatikan gambar sebuah khloroplas berikut :

1. Butir tepung
2. Ribosom pd membran
4. Stroma 3. Grana


5. DNA
Tempat berlangsungnya pembentukan glukosa sebagai produk akhir foto sintesa terjadi pada bagian yang bernomor :
1 D. 4
2 E. 5
3
45. Diketahui salah satu rantai DNA dengan urutan basa N = GCT AGG CTA. Urutan basa N yang terdapat pada ARN d yang dibentuk oleh DNA tersebut adalah :
GCT-AGG-CTA
CGA-TCC-GAT
CGA-UCC-GAU
GCU-AGG-CUA
TAG-CTT-AGC
46. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang merupakan sifat enzym ?
mempercepat semua reaksi kimia
Spesifik pada substrat tertentu, suhu tertentu
Sebagai biokatalisator, karena ikut bereaksi
Hanya mempercepat reaksi metabolisme
Tahan terhadap suHu yang tinggi karena terdiri atas protein
47. Enzym yang dipakai pada proses sintesis untuk menghasilkan energi dalam sel disebut :
Ko enzim D. Halo enzim
Endo enzim E. Ekso enzim
Apo enzim
48. Perhatikan gambar struktur khloroplas berikut :

1.
2.
4. 3.


5.
Reaksi terang dan gelap pada proses fotosintesa terjadi pada nomor :
1 dan 2 D. 3 dan 5
1 dan 3 E. 4 dan 5
2 dan 4
49. Perbedaan utama antara kemosintesa dan foto sintesa ditentukan berdasarkan :
asal energi yang diperlukan
bahan dasar yang akan di sintesa
hasil sistesis yang terbentuk
bentuk reaksi kimianya
asal bahan dasar yang akan di sintesis
51. Beberapa ciri zat adalah sebagai berikut :
1. berperan sebagai pelaruT
2. konsentrasinya ditentukan oleh molekul air
3. bekerja secara spesifik
4. memperlambat suatu reaksi
5. rusak bila suhu terlalu tinggi
Ciri khas enzim adalah ………
A. 1 dan 3 D. 3 dan 5
B. 1 dan 4 E. 4 dan 5
C. 2 dan 3
52. Glikolisis adalah suatu proses perombakan glukosa secara anaerob, hasil glikolisis adalah ……..
A. 2 ATP, 2 asam piruvat, dan 2 NADH2
B. 2 ATP, 2 asam piruvat, dan NADH2
C. 2 ATP 1 asam piruvat, dan 2 NADH2
D. 4 ATP, 2 asam piruvat, dan 2 NADH2
E. 4 ATP, 2 asam piruvat, dan NADH2
53. Molekul manakah yang merupakan aseptor terakhir dalam transfer elektron……
A. NAD D. Sitokrom
B. FAD E. Oksigen
C. Koenzim A
54. Diagram di bawah ini merupakan respirasi aerob dan anaerob substansi manakah yang merupakan asam laktat….
Substansi A


Substansi B

Substansi D
Substansi C



Substansi E


A. Substansi A D. Substansi D
B. Substansi B E. Substansi E
C. Substansi C

55. Gelembung
gas





Hydrilla

Berdasarkan gambar percobaan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa dari proses tersebut …..
A. diperlukan H2O dan hidrila D. diperlukan cahaya dan O2
B. diperlukan cahya dan air E. dihasilkan O2 + air
C. diperlukan CO2 dan cahaya
56. Anjing sering menjulurkan lidahnya sambil bernafas terengah-engah. Gejala ini berhubungan erat dengan proses :
A. adaptasi D. respirasi
B. relaksari E. perspirasi
C. ekskresi
57. Mitokondria yang terdapat di dalam sitoplasma sel eukarion :
1. berfungsi dalam menghasilkan ATP
2. mempunyai matriks mengandung enzim-enzim sikulus Kreb’s
3. Terbungkus oleh dua membran yang tewrdiri atas lipoprotein
4. mengandung DNA, RNA dan ribosom.
58. Dua tahapan respirasi berdasarkan tempat terjadi dan hasilnya adalah ……..


TAHAPAN
TEMPAT
HASIL
A.
Glikolisis
Daur Kreb’s
Sitoplasma
Sitoplasma
Asam piruvat + ATP
H2O + ATP
B.
Glikolisis
Oksidari
Sitoplasma
Mitokondria
CO2 + ATP
H2O + ATP
C.
Daur Krab’s
Oksidasi
Sitoplasma
Mitokondria
Asam piruvat + ATP
H2O + ATP
D.
Glikolisis
Daur Kreb’s
Sitoplasma
Mitokondria
Asam piruvat + ATP
CO2 + ATP
E.
Glikolisis
Oksidasi
mitokondria
Mitokondria
Asam piruvat + ATP
CO2 + ATP

59. Perbedaan antara reaksi terang dan reaksi gelap adalah …………..
A. reaksi terang menggunakan energi kimia, reaksi gelap tidak
B. reaksi terang berlangsung di stroma, raksi gelap di Grana
C. pada rekasi terang terbentuk glukosa, reaksi gelap terbentuk H2 dan O2
D. reaksi terang menghasilkan ATP dan NADH, reaksi gelap menghasilkan glukosa
E. reaksi terang melalui siklus Calvin, reaksi gelap melalui fotofosforilasi.



HEREDITAS.
A. MATERI GENETIK.
Hereditas : Penurunan sifat dari orang tua (induk) kepada keturunannya. Ilmu yang mempelajari disebut Genetika. Bapak genetika : Gregor Mendel.
Materi genetik yang terdapat dalam sel adalah : ADN dan ARN.
v ADN.
Asam deoksiribo Nukleat (ADN),
Merupakan struktur double helix yang terdiri dari Poli nukleotida ;
Satu Nukleotida terdiri dari ;
a. Gula (Deoksiribosa) ;
b. Phospat dan ;
c. Basa Nitrogen
Purin, terdiri dari Adenin dan Guanin dan
Pirimidin terdiri dari Timin dan Sitosin
Basa Guanin berpasangan dengan sitosin dan basa Timin berpasangan dengan Adenin.

REPLIKASI (DUPLIKASI) ADN.
Terjadi pada fase Interfase, dilakukan oleh sel-2 muda dan dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya :
Konservatif : Molekul ADN anak tidak mengandung molekul ADN induk ;
Dispersif : molekul ADN induk membentuk fragmen yang kemudian bertindak sebagai cetakan molekul ADN anak.
Semi Konservatif : Kedua pita DNA induk memisah dan masing-masing bertindak sebagai pencetak DNA baru.
Proses replikasi melibatkan enzim-2 :
v Helikase : mempermudah ADN membuka.
v Polimerase : menggabungkan deoksiribonukleosida.
v Ligase : menyambung bagian tunggal rantai Adn yang baru terbentuk.
v ARN.
ASAM RIBO NUKLEAT (ARN) ;
Terdiri dari rantai tunggal yang tersusun atas :
Gula (Ribosa) ;
Basa Nitrogen :
· Purin, terdiri dari Adenin dan Guanin dan
· Pirimidin terdiri dari Timin dan Urasil.
Phospat ;
Macam-macam ARN :
v ARN Duta (massanger) : dibentuk ADN dalam nukleus, berperan membawa kode genetik dari DNA.
v ARN Ribosom : dibentuk DNA, terdapat dalam ribosom.
v ARN Transfer : dalam sitoplasma, berperan mengikat asam amino.

BEDA ADN DAN ARN

Asam Deoksiribo Nukleat (ADN)
BEDA
Asam Ribo Nukleat (ARN)
Doble heliks dan panjang
rantai
Engkel (Tunggal) dan pendek)
a. Purin : terdiri dari Guanin ndan Adenin ;
b. Pirimidin terdiri dari Timin dan Sitosin
Basa Nitrogen
a. Purin : terdiri dari Guanin ndan Adenin ;
b. Pirimidin terdiri dari Timin dan Urasil

Di dalam kromosom (Inti/Nukleus)
Letak
Didalam Sitoplasma
· Arsitek sintesa protein
· Pewarisan sifat
Fungsi
Pelaksana sintesa protein
Deoksiribosa
Gula
Ribosa.
Kadarnya tidak dipengaruhi oleh aktivitas sintesis protein
Kadar
Kadarnya dipengaruhi oleh aktivitas sintesis protein


PROSES SINTESA PROTEIN.
1. Rantai dobel heliks ADN karena gertakan dari enzym ARN polimerase membuka ;
2. DAN yang telah membuka mengganda (*transkripsi) membentuk ARN duta (massenger). Catatan : Apabila kode yang diketahui pada rantai sense, maka perlu dicari kode pada Rantai Anti sense dengan berpedoman : G-S dan T-A ;
Kode ARN duta disebut : Kodon, Kode rantai Sesnse disebut Kodogen (kode gen) dan Kode pada ARN-Transfer disebut Anti kodon.
Rumus :
ARN Duta (Kodon) = kode rantai Anti sense
Kode rantai Sense (Kodogen) = Kode rantai ARN-Transfer






3. ARN Duta keluar dari rantai ADN dan kemudian ADN menutup kembali
4. Setelah terbentuk Kodon pada ARN Duta perlu dicari Anti Kodon yang nantinya dibawa oleh ARN Transfer guna ditranslasikan (Dicocokkan) dengan asam amino yang ada dalam sitoplasma ;
5. Apabila proses penterjemahan selesai, maka terbentuk rantai Poli Peptida (Protein).


v KODE GENETIK.
Adalah cara untuk menetapkan jumlah serta urutan nukleotida yang berperan dalam menentukan posisi yang tepat dari tiap asam amino dalam rantai peptida yang panjang. Kode genetik yang berlaku saat ini adalah kode Triplet (misal : UUU, CUA, GUA dll)
v GEN.
Gen = Asam deoksiribo Nukleat (ADN), adalah :
v Zaroh (Molekul) tersendiri yang terdapat dalam kromosom ;
v Membawa (mengandung) informasi genetika ;
v Dapat menduplikasikan diri dalam peristiwa meiosis ;
v Menduduki tempat tertentu dalam kromosom.
Komponen penyusun Gen :
1) REKON : komponen yang lebih kecil dari gen, terdiri dari 1 – 2 nukleotida.
2) MUTON : komponen terdiri dari lebih 2 nukleotida.
3) SISTRON : terdiri dari ratusan nukleotida.
Macam gen :
1) gen Struktural : membentuk ARN-m
2) Gen regulator : mengontrol kelompok gen struktural
Fungsi Gen :
1) Mengatur perkembangan dan metabolisme individu ;
2) Menyampaikan informasi genetika kepada generasi berikutnya.

v KROMOSOM.
Kromosom adalah benda halus berbentuk lurus seperti batang atau bengkok, terdiri dari zat yang mudah mengikat zat warna dalam nukleus. Jumlah dan ukuran kromosom pada tiap invividu tidak pernah sama.
Kromosom, dibagi menjadi 2 :
a. Autosom ; tidak menentukan jenis kelamin individu (jumlah = 2n-2)
b. Gonosom (Kromosom seks) : menentukan jenis kelamin.
Contoh terapan : sel tubuh manusia kromosomnya 46 terdiri dari :
Autosom : 44 A (22 AA) dan
Gonosom : XX (wanita) dan XY (pria)
Sel dibagi menjadi 2 yaitu :
a. sel tubuh (Somatis), mengandung kromosom diploid (2n) dan
b. Sel kelamin mengandung kromosom haploid (n)
Macam kromosom berdasar jumlah sentromernya :
1) Monosentrik : memiliki 1 buah sentromer.
2) Disentrik : memiliki 2 sentromer.
3) Polisentrik : memiliki banyak sentromer.
Macam kromosom berdasar letak sentromernya :
1) Telosentrik : sentromer di ujung.
2) Akrosentrik : sentromer di dekat ujung.
3) Metasentrik : sentromer di tengah-tengah lengan.
4) Sub metasentrik : sentromer terletak agak di tengah lengan.

SOAL-SOAL1.
1. Langkah-langkah sintesa protein yang benar adalah :
A. transkripsi-translasi-RNA-d ke ribosom-RNA-t dan asam amino ke ribosom
B. Translasi-transkripsi-RNA-d ke ribosom-RNA-t dan asam amino ke ribosom
C. Transkripsi-RNA-d ke ribosom-RNA-t dan asam amino ke ribosom-translasi
D. Translasi-RNA-d ke ribosom-transkripsi-RNA-t dan asam amino ke ribosom
E. Transkripsi-RNA-t dan asam amino ke robisom-RNA-d ke ribosom-translasi.
2. Lalat buah (Drosophila melanogaster) memiliki 8 buah kromosom, yakni 6 buah autosom dan 2 kromosom seks (XY atau YY). Pada gametogenesis, dihasilkan :
A. gamet betina berisi 6 autosom + 1 kromosom X
B. gamet jantan berisi 3 autosom + kromosom X dan Y
C. gamet betina bersisi 3 autosom + 1 kromosom Y
D. gamet jantan bersisi 3 autosom + 1 kromosom Y
E. gamet jantan berisi 6 autosom + kromosom X dan Y.
3. Mendell menggunakan kacang ercis untuk eksperimen dalam mempelajari hereditas.
Alasan memilih kacang ercis ialah bahwa ercis :
1. memiliki pasangan sifat yang menyolok
2. dapat melakukan penyerbukan sendiri
3. mudah diadakan penyerbukan silang
4. memperoleh keturunan dalam waktu relatif singkat
Jawaban : A B C D E
4. Sel kelamin yang dibentuk dalam testis dan ovarium mempunyai jumlah kromosom setengah dari jumlah kromosom sel somatik.
SEBAB
Pada spermatogenesis dan oogenenesis terjadi pembelahan reduksi (meiosis)
Jawaban : A B C D E
5. . Kromosom yang hanya mempunyai 1 lengan dan sentromer terletak pada ujung kromosom disebut ……….
Metasentrik D. Telo sentrik
Sub meta sentrik E. Sentrik
Akro sentrik
6. Jumlah autosom yang dimiliki oleh Homo sapien adalah …………
48 D. 44
46 E. 45
2
7. Berikut ini yang merupakan sifat Gen adalah :
Mengandung informasi genetika
masing-masing gen mempunyai tugas yang berbeda
dapat menduplikasi mdiri saat meiosis
ditentukan oleh susunan kombinasi dari basa nitrogen
8. Fungsi gen adalah …………….
menyampaikan informasi genetika kepada keturunannya
penentu sifat yang diturunkan
mengatur metabolisme tubuh
mengatur perkembangan
9. DNA tersusun dari :
deoksiribose
Pospat
Adenin dan Guanin
sitosin dan timin
10. Gen yang menutupi keberadaan gen lain sehingga sifat yang dibawanya terekspresikan pada suatu individu disebut :
gen dominan
Gen resesif
Gen komplementer
Gen kodominan
Gen Intermediet
11. Dalam suatu ADN bila guanin berjumlah 20 %, maka Timim berjumlah ……………
80 % D. 30 %
20 % E. 35 %
40 %
12. Berikut ini yang bukan sifat-sifat dari ARN adalah :
Berupa rantai tunggal dan pendek
Gulanya berupa Ribosa
Basa nitrogennya adalah Guanin, adenin, timin dan sitosin
Fungsinya erat dengan proses sintesa protein
Kadar ARN dipengaruhi oleh laju sintesa protein.
13. Rantai ADN melakukan transkripsi sebagai berikut ;




ARNd yang terbentuk adalah ……
CGA-UGU-UAC-CAA-CUC
CGA-AAC-UGU-UCU-CUA
UUG-AAC-UGU-ACA-AGA
CGA-UGU-UAC-AUU-CUC
CGU-ACU-UUG-GUU-GAU
14. Perhatikan gambar bagian-bagian kromosom berikut ini.
Sentromer ditunjukkan oleh nomor :
A. 1 D. 4
B. 2 E. 5
C. 3
15. Gambar di bawah ini merupakan struktur molekul ADND yang dibektuk oleh suatru poli nukleotida :
P P
Gula-basaN – basa N – Gula
P P
Gula-basaN – basa N – Gula
P P
Gula-basaN – basa N – Gula
P P
Gula-basaN – basa N – Gula
P P
16. Jumlah nukleotida pada gambar tersebut adalah ……….
A. 4 D. 5
B. 6 E. 7
C. 8
17. Cabang biologi yang memegang peranan penting dalam penelitian-penelitian mengenai cacat lahir pada bayi adalah …..
A. genetika D. patologi
B. sitologi E. sanitasi
C. embriologi
18. Teori replikasi AND (gen) dalam melakukan replikasi/duplikasi pada `saat interfase adalah :
1. Konservatif 3.. Dispersif
2. semi konservatif 4. evolutif
19. berdasarkan letak sentromernya, bantuk kromosom metasentrik ditunjukkan oleh …..





1 2 3 4 5
20. Berikut adalah tabel daftar kodon dengan asam aminonya.
Kodon
Asam amino
SAU
SSA
GGA
GUG
GSS
SERIN
PROLIN
GLUTAMIN
VALIN
ALANIN
Apabila urutan basa Nitrogen DNA yang akan melakukan transkripsi adalah SAS-SST-SGG-GGT-GTA, urutan asam amino yang akan dibentuk adalah ……….
A. serin-valin-glutamin-alanin-prolin
B. glutamin-alanin- valin- serin- prolin
C. valin - alanin-valin-serin- prolin
D. valin- glutamin- alanin- serin-prolin
E. valin -glutamin- alanin –prolin- serin

21. Pada skema di bawah ini (X), (Y) dan (Z) secara berurutan adalah ………..
(X)
DNA RNA

Menempel pada
RNA
(Y) (Z)

RNA
RNA
F. Translassi, transkripsi dan polipeptida
G. Transkripsi, ribosom dan asam amino
H. Transkripsi, ribosom dan polipeptida
I. Transkripsi, translasi dan asam amino
J. Transkripsi, ribosom dan polipeptida

K. PEMBELAHAN SEL.
v Definisi.
Amitosis : Pembelahan secara langsung pada makhluk hidup mtingkat rendah ;
Mitosis : Pembelahan dari 1 sel induk menjadi 2 sel anak, dimana sifat sel induk = sel anak ( n n, 2n 2n ; 3n 3n )
Tahap-tahap pembelahan :
1 Interfase ;
a. Terjadi Replikasi/diplikasi DNA (tahap persiapan) ;
b. Fase Gap 1 (G-1), sel belum melakukan replikasi DNA ;
c. Fase Sintesis (S) : DNA dalam inti melaksanakan Replikasi sehingga menghasilkan 2 salinan DNA diploid ;
d. Fase Gap 2 (G-2) : Replikasi DAN telah selesai dan sel bersiap untuk melakukan pembelahan.
2 Kariokinesis (pembelahan inti) ;
a. Profase ;
b. Metaphase ;
c. Anaphase ;
d. Telofase.
3 Sitokinesis (pembelahan plasma) diikuti dengan pembentukan sekat sel yang baru.

3. Meiosis : Pembelahan dari 1 sel induk menjadi 4 sel anak, dimana sifat sel induk tidak sama dengan sel anak (2n n)
Menghasilkan sel kelamin guna melakukan reproduksi.
Tahapan Meiosis :
a. Meiosis I ;
v Profase I :
1. terbentuk kromosom homolog ;
2. fase ini paling lama disbanding fase lainnya, karena terdiri dari beberapa tahap, yaitu :
§ Leptoten : kromatin berubah menjadi kromosom ;
§ Zigoten : sentrosom membelah menjadi 2, kemudian menuju ke kutub berlawanan ; Kromosom dari kedua orang tua saling berlekatan membentuk sinapsis ;
§ Pakiten : kromosom melakukan replikasi menjadi 2 kromatid dan sentromer masih menyatu ;
§ Diploten : kromosom homolog saling menjauh, terjadi perlekatan berbentuk X pada tempat tertentu disebut KIASMA. Pada kiasma terjadi crossing Over ;
§ Diakinesis : terbentuk benang-benang spindle . Diakinesis diakhiri dengan menghilangnya nucleolus dan membrane nucleus ;
§ Interkinesis : tahap diantara 2 pembelahan meiosis.
v Metafase I ;
v Anafase I dan ;
v Telofase I.
b. Meiosis II.
1 Profase II ;
2 Metaphase II ;
3 Anafase II dan
4 Telofase II.

A. Ciri-Ciri Fase
MITOSIS.
Interfase
PROFASE
METAFASE
ANAFASE
TELOFASE
· Terjadi Metabo lisme (Anabo- lisme) untuk menyusun energi
· Duplikasi/replikasi ADN
· Timbul/muncul
· Lenyap/hilang
· Energi maks
· Waktu paling lama
· Crossing over (Pindah silang)
· Kromosom tersebar di bidang EKUATOR/ Pembelahan
· Kromosom tertarik/ menuju ke kutub
· Kromosom sampai di kutub
· Sitokinesis (Pembelahan Plasma)
· Kariokinesis (Pembelahan Inti)
B. Beda Mitosis dan Meiosis ;

Pembelahan Mitosis
Beda
Pembelahan meiosis
Organisme bersel Banyak :
· Memperbesar ukuran tubuh ;
· Regenerasi dan restitusi
Organisme bersel satu :
a. Berkembang biak ;
b. Mencegah kepunahan ;

T
U
J
U
A
N
a. Mempertahankan jumlah kromosom agar tetap dari generasi ke generasi (waktu ke waktu) ;
b. Pembentukan sel kelamin :
Hewan :
Jantan : Testis : Hslnya Sperma
Betina : Ovarium : hslnya telur
Tumbuhan :
Jantan : Benangsari, serbuk sari : Sperma
Betina : Putik, kepala Putik : Telur
Pada Tumbuhan :
b. Jaringan embrional ;
c. Jaringan meristem :
Pada hewan :
a. Jaringan embrional ;
b. Jaringan meristem :

Tem
pat

Ter
jadi
nya
Tumbuhan :
a. kepala Sari : pembentukan spermatozoid pada gymnospermae ;
Pembentukan Inti Sperma I dan Inti sperma II pada Angiospermae.
b. Pada kandung lembaga dari Putik : pembentukan ovum dan inti kandung lembaga ;
Pada Hewan :
Pembentukan Sperma pada testis dan Ovum mpada Ovarium ;
Kandungan Kromosom :
n n (Sperma/ovum)
2n 2 n (sel tubuh/somatis)
2n 3 n (Endosperm)

Sifat sel anak = sel induk
Jumlah sel anak = 2 buah
H
A
S
I
L
Kandungan kromosom :
· 2n n
· Sifat sel minduk tidak sama dengan sel anak (setengahnya)
· Jumlah sel anak = 4 buah
Catatan :
Pada Oogenesis : 1 sel anak fungsional dan 3 berupa polusit ;
Pada Spermatogenesis 4 sel anak fungsional semua
GAMETOGENESIS.

Gametogenesis pada HEWAN.
SPERMATOGENESIS

Spermatogonium


Spermatosit Primer
Spermatosit sekunder
Spermatid
Spermatozoa
(spermatozoid)




OOGENESIS

Spermatogonium
Spermatosit Primer
Spermatosit sekunder
Spermatid
Spermatozoa
(spermatozoid)
















Gametogenesis Pada Tumbuhan.
1) Sporofit menghasilkan sel induk spora yaitu megaspore (betina) dan mikrospora (jantan) ;
2) Sel-sel spora membelah secara mitosis membentuk bunga. Bunga lengkap terdiri dari : alat kelamin betina (putik/pistillum) dan alat kelamin jantan (benang sari/ stamen) perhiasan bunga.
3) Putik tersusun atas : bakal buah (ovarium), tangkai putik (stilus) dan Kepala Putik (stigma). Tangkai putik merupakan tempat jatuhnya serbuk sari.
4) Benang sari tersusun atas : tangkai sari (filament) dan kantong sari (anthera), tempaat butir-butir serbuk sari (pollen) berkembang.
5) Mikrosporogenesis (jantan) : proses pembentukan mikrospora (serbuk sari).
6) Megasporogenesis (betina) : proses pembentukan megaspore.

MIKROSPOROGENESIS

Sel induk Mikrospora
(mikrosporofit)

4 Mikro spora (tetrad)
Butir serbuk sari (pollen)



Inti Vegetatif Inti Generatif



MEIOSIS
MAKROSPOROGENESIS

Sel Induk megaspora (diploid)
4 Sel Megaspora (Haploid)
1 sel megraspora fungsional
3 sel megaspora degenerasi
1 sel megraspora fungsional
8 sel megraspora (meiosis)


3 sel 2 inti 1 ovum 2 sel
Antipoda kutub sinergid




















SOAL-SOAL
1. Pada siklus kehidupan sel benang kromosom tidak ditemukan pada tahap :
A.
B.
C.
profase
metafase
anafase
D.
E.
telofase
interfase

2. Aktifitas mitosis dalam organisme hidup terdapat pada :
1. zigot yang sedang tumbuh
2. jaringan yang terluka dan rusak
3. jaringan meristem
4. kelenjar kelamin
3. Pada siklus kehidupan sel benang kromosom tidak ditemukan pada tahap :
A.
B.
C.
profase
metafase
anafase
D.
E.
telofase
interfase
4. Pada Angiospermae terjadi pembuatan berganda dengan adanya peleburan antara inti generatif dengan sel telur dan inti generatif kedua dengan …….
A. inti lembaga primer
B. inti sinergid
C. inti antipoda
D. inti kandung lembaga sekunder
E. inti kandung lembaga primer
5. Dengan adanya pembuahan berganda pada spermatophyta, maka ada jaringan yang berkromosom 3 n, yaitu …….
A.
B.
C.
sel telur
zigot
embrio
D.
E.
endosperm
kulit biji
6. Pada meiosis dan mitosis harus ada perubahan materi genetik yang disebut replikasi DNA. Proses ini terjadi pada ……
A.
B.
C.
interfase
profase
metafase
D.
E.
anafase
telofase
7. Pada tumbuhan, pembelaan reduksi terjadi pada …..
A. lingkaran kambium D. alat berkembang biak
B. jaringan meristem E. ujung akar
C. pucuk batang
8. Meiosis yang terjadi pada tumbuhan jagung dapat diamati pada proses :
1.
2.
perpanjangan ujung batang pembentukan biji
3.
4.
perpanjangan ujung akar
pembentukan tepung sari
9. Pembelahan meiosis sel induk spora pada tumbuhan paku terjadi dalam protalium
SEBAB
Dalam protalium dibentuk antheridium dan arkegonium
10. Selama interfase atau fase istirahat :
1.
2.
terjadi duplikasi ADN
struktur kromosom nampak dengan jelas

3.

4.
sel tumbuh dan bertambah volumenya
sel tidak melakukan sintesis protein
11. Beda antara pembelahan mitosis dengan meiosis terletak pada …..
1. jumlah sel anak yang terbentuk
2. jumlah kromosom sel anak
3. jumlah materi hereditas sel anak
4. susunan materi hereditas sel anak
12. Perhatikan fase pembelahan berikut :






I II
Gambar I dan II secara berurutan adalah pembelahan sel secara mitosis yang berada pada fase ………………………..
A. Anafase-profase D. profase-metafase
B. anafase-telofase E. interfase-metafase
C. profase-anafase
13. Pada pembelahan meiosis terjadi peristiwa berikut :
1. Pemisahan kromatid yang membentuk kromosom
2. Gerakan kromatid ke kutub-kutub yang letaknya berlawanan
Peristiwa tersebut terjadi pada tahap :
A.
B.
C.
metafase I
Telofase I
Anafase I
D.
E.
metafase II
anafase II
14. Fase-fase pembelahan :




1 2 3 4 5
Secara berurutan yang menunjukkan metafase dan telofase dalam mitosis adalah :
A.
B.
C.
1 dan 3
2 dan 3
4 dan 1
D.
E.
4 dan 3
4 dan 5
15. Berikut ini tahapan-tahapan pembelahan secara mitosis, kecuali :
A.
B.
C.
profase
anafase
interfase
D.
E.
metafase
telofase
16. Pembelahan reduksi terjadi pada :
Titik tumbuh akar D. Kambium
Titik tumbuh batang E. Jaringan meristem
Gonad
17. Pernyataan berikut yang tidak terkait dengan meiosis adalah :
terjadi pada saat pembentukan gamet
terjadi reduksi jumlah kromosom
bertujuan agar jumlah kromosom tetap dari generasi ke generasi
terjadi dua kali pembelahan tanpa interfase
sel induk pasti 2n
18. Perbedaan antara spermatogenesis dan oogenesis terletak pada :
tahap-tahap pembelahan
jaringan tempat terjadinya proses
jumlah sel kelamin yang fungsional
pola pemisahan kromosom pada tiap fase
jumlah kromosom pada sperma dan ovum
19. Pembelahan meiosis pada manusia terjadi pada proses pembentukan :
Ovum 3. spermatozoa
otot 4. neuron
20. Pada sikuls pembelahan sel dikenal istilah : M, G1, S dan G2. replikasi ADN terjadi pada fase :
A. M D. G1
B. G1 E. G1 dan G2
C. S
21. Dalam proses pembentukan sperma dari 1 spermatosit primer akan terbentuk spermatozoa sebanyak :
A. 8 D. 1
B. 4 E. 8 atau 4
C. 2
22. Dalam proses pembentukan ovum dari 1 oosit primer akan menjadi ovum sebanyak :
A. 8 D. 1
B. 4 E. 8 atau 4
C. 2
23. Dalam bakal biji Angiospermae terdapat inti kandung lembaga sekunder yangf mempunyai susunan kromosom ……….
A. 2n D. 8n
B. n E. ½ n
C. 3n
24. Pembelahan sitoplasma (sitokinesis) baik pada mitosis dan meiosis terjadi pada fase :
A.
B.
C.
profase
anafase
interfase
D.
E.
metafase
telofase
25. Beda antara pembelahan mitosis dengan meiosis terletak pada :
1. Jumlah sel anak yang dibentuk
2. Sususnan materi hereditas sel anak
3. Jumlah kromosom sel anak
4. besar sel yang sedang membelah
26. Meiosis yang terjadi pada tanaman jagung dapat diamati pada …………
1. Pewrpanjangan ujung batang
2. Pembentukan biji
3. perpanjangan ujung akar
4. pembentukan tepung sari
27. Pada peristiwa meiosis yang terjadi pada Profase II adalah :
A. Kromatin berubah menjadi kromosom
B. Kromatid sampai kutub
C. Kromosom homolog memisah
D. Kromosom tetrad berjejer di bidang equatur
E. Kromatid sedang menuju ke kutub
28. Perhatikan fase pembelahan berikut :
Gambar I dan II secara berurutan adalah pembelahan sel secara mitosis yang berada pada fase :




A.
B.
C.
Anafase – Profase
Anafase – Telofase
Profase – anafase
D.
E.
Profase – metafase
Interfase – metafase
29. Pada pembelahan meiosis terjadi peristriwa berikut :
1. Pemisahan kromatid yang membentuk kromosom
2. Gerakan kromatid ke kutub-kutub yang lrtaknya berlawanan.
Peristiwa tersebut terjadi pada tahap :
A.
B.
C.
Matafase I
Terlofase I
Anafase I

D.
E.
Metafae II
Anafase II

30. Kromosom berjajar di bidang equator merupakan ciri dari fase :
A.
B.
C.
profase
metafase interfase
anafase
D.
E.
telofase
Interfase
31. Replikasi dan duplikasi DNA terjadi pada fese :
A.
B.
C.
profase
metafase interfase
anafase
D.
E.
Telofase
Interfase
32. Pernyataan di bawah ini berkaitan dengan masalah reproduksi pada wanita, kecuali
menstruasi terjadi karena tidak terjadi peristiwa pembuahan
Kadar progesteron tinggi pada rahim menghambat menstruasi
Wanita hamil, payudaranya nampak lebih mengembang, hal ini karena pengaruh progesteron dan estrogen
Kadar progesteron menurun, menstruasipun terjadim kembali
Pada saat hamil, menstruasi terjadi secara tidak teratur
33. Pernyataan yang palingntepat untuk retikulum endoplasma adalah :
A. Organel terbesar di dalam sitoplasma ;
B. Organel kecil di dalam sel yang tesusun atas Protein dan ARN
C. Sepasang badan silinder dan merupakan satu kesatuan ;
D. Sisterm membran yang kompleks membentuk jaring-jaring kerja di sitoplasma
E. Berperan dalam sistesa protein, sistesism lemak dan transport materi di dalam sel
34. Perhatikan gambar disamping
Inti-inti sperma akan membuahi bagian yang ber label :
2dan 3 D. 2 dan 5
1 dan 5 E. 3 dan 4
1 dan 3



35. Pada gambar oogenesis di samping nomor ; 1,2,3 adalah :
A.
B.
C.
Oosit Primer
Oosit sekunder
Ovum
D.
E.
Oogonium
Polusit
Pada tahapan pembelahan meiosis I berikut, yang menunjukkan terjadinya reduksi kromosom sel anak adalah …….








A B C D E

36. Berikut ini adalah beberapa gambaran tentang tahapan pembelahan Mitosis.
nukleus tidak lagi dapat dilihat
benang kromatin menendek dan menebal
terlihat adanya sepasang bangunan yang disebut sentriol
semua kromatid mengatur diri di bidang pembelahan ;
kromatid berpisah menuju kutub yang berlawanan.
nukleus dapat dilihat kembali
Yang terjadi pada Profase adalah :
A. 2-3-4 D. 1-2-3
B. 3-4-5 E. 4-5-6
C. 3-4-6
37. Hal-hal yang terjadi pada meiosis sebagai berikut :
terjadi pemisahan kromosom homolog
terjadi pemisahan dari diploid menjadi haploid
kromosom sejajar pada bidang pembelahan
sel anak padaakhir pembelahan kromatid belum memisah.
Proses yang terjadi pada pembelahan meiosis II adalah :
4 dan 1 D. 3 dan 4
2 dan 3 E. 1 dan 2
2 dan 4
38. Pernyataan yang menunjukkan perbedaan spermatogenesis dengan oogenesis adalah :

Spermatogenesis
Oogenesis
A.
B.
C.
D.
E.
Spermatogonia terbatas
Meiosis I menghasilkan sel primer
Ditemukan spermatid
Dihasilkan 4 sel sperma fungsional
Ada badan kutub
Oogonia tak terbatas
Meiosis I menghasilkan sel sekunder
Tidak ditemu-kan spermatid
Dihasilkan 1 ovum
Tidak Ada ba-dan kutub
39. Prose pencernaan dengan mengeluarkan enzym keluar sel disebut :
Osmosis D. Endositosis
Pinositosis E. Transpor aktif
Eksositosis
40. Pada pembelahan mitosis, masing-masing sel anak mempunyai susunan kromosom sama dengan induknya
S E B A B
Sebelum membelah, gen-gen telah melakukan replikasi diri
41. Hasil Oogensis pada Angiospermae adalah …….
A. 2 ovum yang haploid
B. 2 inti kandung lembaga sekunder
C. 1 inti kandung lembaga sekunder yang haploid
D. kandung lembaga yang mengandung 4 inti haploid
E. kandung lembaga yang mengandung 8 inti haploid
42. Organel yang berperan mebentuk gelendong pembelahan adalah ………….
20. Sentromer D.. sentrosom
21. Lisosom E. peroksisom
22. ribosom

L. PEWARISAN SIFAT.
Ilmu yang mempelajari pewarisan sifat : GENETIKA.
Dalam rangka penurunan sifat dari induk kepada keturunannya, perilaku kromosom mempunyai pola-pola tertentu yang selanjutnya disebut dengan Pola-Pola Hereditas.
Hereditas : menurunnya sifat dari orang tua (induk) kepada keturunannya.
TEORI PEWARISAN SIFAT :
1) Teori Darah : pewarisan sifat dibawa oleh darah.
2) Teori Preformasi : adanya makhluk hidup kecil dalam gamet sebagai calon individu baru.
3) Teori Epigenesis ; sel telur yang telah dibuahi oleh sperma akan mengadakan pertumbuha sedikit demi sedikit.
4) Teori Pangenesis : setelah ovum dibuahi, maka dalam ovum terdpat tunas-tunas yang tumbuh menjadi makhluk hidup baru.
5) Teori heckel : yang bertanggung jawab atas pewarisan sifat adalah substansi inti dari spermatozoa.
HUKUM MENDEL.
GENETIKA HUKUM MENDEL :

2. Segregasi : Memisah secara bebas saat pembentukan gamet ;
Gamet yang terbentuk : BH, Bh, bH, bh

3. Asortasi : Gamet akan berpasangan secara bebas saat fertilisasi :
Contoh : BbHh x BbHh


BH
Bh
bH
bh
BH
BBHH
BBHh
BbHH
BbHh
Bh
BBHh
BbHh
BbHh
Bbhh
bH
BbHH
BbHh
bbHH
bbHh
bh
BbHh
Bbhh
bbHh
bbhh

PENELITIAN MENDEL;
Syarat-syarat makhluk hidup yang baik untuk percobaan :
Ada variasi ;
Keturunannya banyak ;
Mudah dilakukan persilangan (penyerbukan) sendiri (Autogami)
Daur hidup relatif pendek ;
Mudah disilangkan.

Dalam rangka penurunan sifat dari induk kepada keturunannya, perilaku kromosom mempunyai pola-pola tertentu yang selanjutnya disebut dengan pola-Pola Hereditas.

Peranan GENETIKA bagi manusia :
1. Bidang Pertanian : penemuan bibit unggul dengan REKAYASA GENETIKA ;
2. Bidang Kedokteran : pengetahuan mengenai penyakit menurun seperti Hemofili, albino, Buta warna dll ;
3. Transfusi darah : perlunya diketahui asal darah yang akan ditransfusikan sehingga dapat di reduksi (dikurangi) dampaknya bagi resipien.

JENIS-JENIS PERSILANGAN :
Mono hibrida ;
Dihibrida ;
Tri hibrida, dll.

MODEL PERSILANGAN YANG MUNCUL DI SPMB/EBTA.
Homozygot X Homozygot
Persilangan sesama homozygot selalu melahirkan anakan 1 macam.

Homozygot X heterozygot ;
Persilangan jenis ini biasanya akan ditanyakan macam GENOTIF;
Contoh : AaBBccDdEe X aaBbCcDdee, macam Genotif anakan : 48.

CARA SINGKAT :
Homo X homo Anakan 1 macam ;
Homo X hetero Anakan 2 macam
Hetero X hetero Anakan 3 macam
AaBBccDdEe X aaBbCcDdee = 2 x 2 x 2 x 3 x 2 = 48

heterozygot X heterozygot ;
Persilangan jenis ini yang ditanyakan biasanya macam fenotif anakan.
AaBbCc X AaBbCc, macam FENOTIF ANAKNYA ADALAH ………..

CARA SINGKAT : GUNAKAN TRIK SEGI TIGA PASCAL

1 1 1 Sifat beda

1 2 1 2 Sifat beda

1 3 3 1 3 Sifat beda

1 4 6 4 1 4 Sifat beda.
AaBbCc X AaBbCc
A : sifat Merah, a : Putih
B : Bulat, b : Lonjong
C : Daun Lebar, c : daun sempit.

Berapa tanaman yang berbuah merah, lonjong dan berdaun lebar ????
Cara mencari cukup 3 pangkat n, dimana n Adalah sifat yang dominan.

Jawaban :
Merah : Dominan, lonjong : resesif, Lebar : Dominan
Jadi jawabannya = 3 pangkat 2 = 9.

ALLELA GANDA (PASANGAN GANDA)
Orang normal bisa menikah dengan orang carier albino maupun orang albino ;
orang kulit putih dapat menikah dengan oarng kulit hitam mapun kuning ;
Golongan darah A dapat menikah dengan golongan darah, B, AB maupun O dan sebaliknya ;
Golongan darah M dapat menikah dengan golongan darah MN dan N atau sebaliknya ;
Golongan darah RH + dapat menikah dengan RH- atau sebaliknya ;
Kelinci berbulu normal dapat disilangkan dengan berbulu Agoutti, himalaya, Chincilla maupun albino.

POLA-POLA HERTEDITAS.
Dalam rangka penurunan sifat dari induk kepada keturunannya, perilaku kromosom mempunyai pola-pola tertentu yang selanjutnya disebut dengan pola-Pola Hereditas.
Hereditas = menurunnya sifat dari orang tua kepada keturunannya (dari induk kepada anak)

PENYIMPANGAN SEMU HUKUM MENDEL.
1. Epistasi-Hipostasi.
Epistasi : Faktor dominan yang menutup faktor dominan lain bila berada bersama-sama ;
Hipostasi : Faktor dominan yang tidak menampakkan sifat bila berada bersama faktor dominan lainnya.
Contoh dengan pemecahan mudah
HHkk (Hitam) X hhKK (Kuning)
Gamet : Hk hK
F-1 HhKk (Hitam) X HhKk (Hitam) …….. Heterozygote
Karena semua sifat heterozygot, gunakan rumus : SEGITIGA PASCAL

Sifat beda 2 : 1 2 1
2 1 0 jumlah gen dominan
3 3 3
2
3 = 9
1
3 = 3 9 : 3 : 3 : 1
0 HK Hk hK hk
3 = 1 Hitam Hitam Kuning Putih

2. Kriptomeri ;
Persilangan dimana terdapat faktor yang tersebunyi.
Contoh : Aabb x aaBB
Merah Putih
Gamet Ab aB
F-1 AaBb x AaBb ………. Heterozygot : Segitiga Pascal
Ungu
A : Antosianidin, menyebabkan warna merah
B : Basa, menyebabkan warna putih.
AB : Ungu (ada faktor tersembunyi).
F-2 :
Sifat beda 2 : 1 2 1
2 1 0 jumlah gen dominan
3 3 3
2
3 = 9
1
3 = 3 9 : 3 : 3 : 1
0 AB Ab aB ab
3 = 1 Ungu Merah Putih Putih


3. Polimeri ; Persilangan dengan BANYAK SIFAT BEDA, dan mempengaruhi bagian yan sama dalam 1 organisme.
Contoh : M1M1 M2M2 x m1m1 m2m2
Merah Putih
Gamet M1M2 m1m2
F-1 M1m1 M2m2 x M1m1 M2m2 …… Heterozygot
M : menyebabkan warna merah ;
M : menyebabkan warna putih.
F-2 :
Sifat beda 2 : 1 2 1
2 1 0 jumlah gen dominan
3 3 3
2
3 = 9
1
3 = 3 9 : 3 : 3 : 1
0 M1M2 M1m2 m1M2 m1m2
3 = 1 Merah Merah Merah Putih

4. Interaksi beberapa Gen
Contoh : RRpp x rrPP (Pial pada ayam)
Ros Pea
Gamet Rp rP
F-1 RrPp x RrPp ……………. Heterozygote
Walnut
R : : menyebabkan pial Ros
P : : menyebabkan pial Pea
RP : : menyebabkan Walnut (sumpel)
F-2 :
Sifat beda 2 : 1 2 1
2 1 0 jumlah gen dominan
3 3 3
2
3 = 9
1
3 = 3 9 : 3 : 3 : 1
0 RP Rp rP rp
3 = 1 Walnut Ros Pea Bilah


5. Gen Komplementer.
Contoh : BbHh x BbHh
B : Menyebabkan sifat bulat, b : kisut ;
H : mendorong timbulnya sifat bulat, h : menghambat timbulnya sifat bulat.
Gamet : BH, Bh, bH, bh
Sifat beda 2 : 1 2 1
2 1 0 jumlah gen dominan
3 3 3
2
3 = 9
1
3 = 3 9 : 3 : 3 : 1
0 BH Bh bH bh
3 = 1 Bulat ??? ??? ???

PAUTAN/TAUTAN/LINKAGE
Dua buah gen yang terletak pada kromosom yang sama atau berdekatan.
pautan pada Autosom :
VgVgAA x vgvg aa
Abdomen lebar sayap panjang Abdomen sempit sayap pendek
Gamet : Vg A vg a
F-1 Vgvg Aa
Test Cross (F-1 dengan induk homozygote resesif) :
Vgvg Aa x vgvg aa

Pautan pada GONOSOM.

Contoh : pautan warna mata pada Drosophyla melanogaster
M m m
X Y x X X
Merah Putih

m
X
m
X
M
X
M m
X X
M m
X X

Y
m
X Y
m
X Y

CROSSING OVER/PINDAH SILANG :
Individu BbHh, maka gamet yang dibentuk adalah :
BH ;
bh ; Gamet Induk/parental (P)
Bh ;
bH ; Gamet Rekombinasi (RK) = Crossing Over

GAGAL BERPISAH (NON DISJUNCTION)
Persilangan : XX x XY
Gamet (Meiosis)
Normal

X X X Y



X X X X X X Y Y

Gagal Berpisah
: XX x XY
Gamet (Meiosis)


X X X Y



XX 0 X X X X Y Y


X
Y
XX
XXX
XXY
X
XX
XY
0
XO
Y0
Keterangan hasil persilangan :
XX : Wanita normal ;
XY : Pria normal ;
XXX : Wanita poli X (betina super) ;
XXY : Pria sindorme Kline Felter ;
X0 : Wanita syndrome Turner ;
Y0 : Lethal ;
GEN LETHAL.
Ada 2 (dua) macam Gen Lethal :
gen lethal yang bersifat Dominan ;
Contoh :
Persilangan pada tikus Kuning x Kuning.
Catatan : Tikus kuning dalam keadaan homozygote LETHAL.

K
k
K
KK
Kk
k
Kk
kk
KK : Kuning (lethal) ;
Kk (2) : Kuning – Hidup
kk : Bukan Kuning /Putih : hidup
Persilangan pada ayam Redhep (Tubuh tidak normal).
Catatan : Ayam Redep dalam keadaan homozygote dominan :LETHAL.

R
r
R
RR
Rr
r
Rr
rr

RR : Redep = lethal
Rr : Normal (pembawa sifat)
rr : Normal
gen lethal yang bersifat Resesif ;
Persilangan pada Jagung.
Catatan : Daun njagung pada keadaan normal berwarna hijau karena mengandung khlorofil ;
Jagung dalam mkeadaan homozygote resesif mati (lethal) karena tidak mengandung khlorofil.


K
k
K
KK
Kk
k
Kk
kk
KK : Khlorofil (hidup) ;
Kk (2) : Khlorofil (hidup)
kk : Tidak berkhlorofil : mati.
HEREDITAS PADA MANUSIA.
A. Cacat dan penyakit Bawaan.
Cacat Bawaan.
a. Yang bersifat Resesif :
· Albino (tidak mempunyai pigmen kulit)
· Botak dll ;

b. Yang bersifat dominan ;
· Sindaktili : ruas jari tangan/kaki berlekatan ;
· Poli daktili : ruas jari tangan bercabang ;
· Brachi daktili (Segmen jari memendek, biasanya menyebabkan kematian)
Penyakit Bawaan.
Yang terkait pada autosom (Kromosom tubuh)
a. Yang bersifat Resesif :
· Thalasemia : proses penghancuran darah merah yang tidak sesuai dengan waktu normal/lebih cepat (sekitar 3,5 bulan), sehingga penderita selalu kekurangan darah (Anemia)
· Anemia bulan sabit (cickle cell anemia) : anemi karena kesalahan menterjemahkan saat pembentukan protein (Globulin) pada sel darah merah, sehingga seharusnya Sel darah merah berbentuk bulat menjadi mbulan sabit.
· Fenil Keton Uria (FKU) : Orang idiot ;
· Tay sach : kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP)( sehingga menyebabkan kebutaan dan kemunduran mental ;

b. Yang bersifat dominan ;
· Hipertensi ;
· Huntington : gangguan mental dan fisik, gerakan otot tidak terkontrol dan terjadi perubahan kepribadian ;
· Diabetus insipidus : kekurangan ADH (Anti deuritik Hormon) sehingga penyerapan air di ginjal kurang dan berakibat pada orang sering kencing

Yang terkait padaGonosom (Kromosom Seks)1. Buta warna
B B C C
XX = X X = XX: Wanita Normal
B b C c
XX = XX: Wanita Carier (Normal) ;
b b c c
XX = XX: Wanita Buta warna ;

2. Hemofoli ;
H H
XX = X X =: Wanita Normal
H h h
XX = XX: Wanita Carier (Normal) ;
h h
XX : Wanita hemofili


GOLONGAN DARAH :
Ada 3 (tiga) sistem penggolongan ndarah yaitu :
1. sistem ABO :
2. Sistem MN ;
3. Sistem Rh.

No
Golongan Darah
Genotif Homo
Genotif Hetero
Aglutinogen (Antigen)
Aglutinin (anti bodi)
1.
ABO
A
B
AB
O

IAIA
IBIB
--


IAI0
IBIo
IAIB
--

A
B
A dan B
--

b
α
--
b dan α

2.
MN
M
N
MN

LMLM
LNLN
--

--
--
LMLN

M
N
Mdan N



--
--
--
3.
Rh
Rh+
Rh-

RR
rr

Rr
--

Rh
--

--
--

SIFAT YANG DIPENGARUHI SEKS.
Kebotakan pada seorang laki-laki.

PENENTUAN JENIS KELAMIN.
1. Type XX-XY : contoh pada manusia ;
2. Type : XX – XO : contoh Kepik, Belalang ;
3. Type ZZ – ZW : Burung, kupu-kupu, ngengat dan beberapa jenis ikan. ZZ = jantan, ZW betina (pada ayam).

PERBAIKAN MUTU GENETIK.
1. Seleksi : memilih secara langsung bibit yang menunjukkan keunggulan disbanding yang lain.
2. Hibridisasi (Penyilangan).
v In-Breeding : persilangan masih satu keluarga. Kalau hubungan kekeluargaan masih sangat dekat disebut : Closed Breeding.
v Pure breeding : persilangan untuk mempertahankan kemurnian sifat Sapi jantan dan betina Ras Bali.
v Cross Breeding : persilangan yang bertujuan untuk memeroleh keturunan Homozigot (yang diharapkan) ;
v Up- Breeding/ Up- Grading : persilangan antara pejantan unggul denganbetina local..
3. Mutasi Buatan. Contoh Padi Atomita I, Atomita II dll.

CONTOH SOAL-SOAL
1. Anak yang buta warna dapat dilahirkan dri pasangan suatu istri dengan sifat :
1. suami normal dan istri karier
2. suami penderita dan istri karier
3. suami normal dan istri penderita
4. suami penderita dan istri penderita
2. Apabila rambut lurus adalah sifat yang resesif maka dari perkawinan dua orang tua yang keduanya berambut keriting heterozigotik kemungkinan anak-anaknya adalah :
A. Semua berambut keriting
B. 50 % berambut keriting dan 50 % berambut lurus
C. 25 % keriting 75 % berambut lurus
D. 75 % berambut keriting dan 25 % berambut lurus
E. semua berambut lurus
3. Pada Drosophila (lalat buah) den untuk mata putih adalah resesif terpaut seks (X), sedangkann mata merah disebabkan oleh alel dominannya. Dalam percobaan mengawinkan Drosophila betina bermata putih dengan Drosophila jantan bermata merah, dihasilkan keturunan F 1 ; lalat betina yang semuanya bermata merah dan alat jantan yang semuanya bermata putih. Hal ini disebabkan karena :
A. anak jantan hanya mendapat kromosom X dari induk jantan
B. anak jantan hanya mendapat kromosom X dari induk betina
C. anak jantan hanya mendapat kromosom X dari induk betina dan induk jantan
D. anak betina hanya mendapat kromosom X dari induk betina
E. anak betina hanya mendapat kromosom X dari induk jantan
4. Dalam sel tubuh dan sel kelamin terdapat autosom dan kromosom seks. Pada ovum manusia terdapat …..
A. 22 autosom + X D. 22 autosom + XY
B. 22 autosom + Y E. 44 autosom + XX
C. 22 autosom + XX
5. Warna bulu hitam pada kucing dikendalikan oleh gen H yang dominan terhadap gen bulu putih (h), Perkawinan 2 ekor kucing menghasilkan keturunan dengan ratio hitam : putih = 1 : 1. Berdasarkan data di atas, maka genotif kedua induk kucing masing-masing adalah...
A. HH dan HH D. Hh dan hh
B. HH dan hh E. hh dan hh
C. Bh dan Bh
6. Hemofili adalah kelamin genetik yang disebabkan oleh adanya gen resesif yang terpaut kromosom x. Seorang anak laki-laki yang hemofili dapat lahir dari perkawinan :
1. ayah normal ibu hemofili
2. ayah normal ibu normal heterozigotik
3. ayah hemofili ibu normal heterozigotik
4. ayah hemofili ibu normal homozigotik
Jawaban : A B C D E
7. Hemofilia disebabkan oleh gen terpaut X resesif Apabila seorang pria penderita hemofili dapat bertahan selamat hingga perkawinan, maka 50 % dari anak perempuan yang diperoleh adalah penderita hemofili.
SEBAB
Anak laki-laki tidak pernah mendapat kromosom X dari ayahnya.
Jawaban : A B C D E
8. Apabila terjadi perkawinan antara parental bergolongan dara A heterozigot dengan B heterozigot, maka kemungkinan golongan darah anak-anaknya adalah ….
A. A dan B D. A,B, AB dan O
B. A dan AB E. B dan AB
C. AB dan O
9. Buta warna ditentukan oleh gen resesif yang terpaut kromosom X. Seorang wanita buta warna menikah dengan pria bermata normal. Kemungkinan keturunannya adalah ….
1. semua anak perempuannya bermata normal
2. semua anak perempuannya carier
3. semua anak laki-lakinya buta warna
4. semua anak perempuan buta warna dan semua anak laki-laki normal
10. Pernikahan antara wanita dan laki-laki yang keduanya berpenglihatan normal menghasilkan seorang anak laki-laki yang buta warna dan dua anak perempuan berpenglihatan normal.
Dari kasus ini dapata diketahui bahwa ………
a. ibu adalah homozigot dominan
b. ibu adalah homozigot resesif
c. ibu adalah karier
d. ayah adalah karier
e. ayah adalah homozigot dominan
11. Pelajari penyilangan di bawah ini :

P : AABB X aabb
F1 : AaBb
Test Cross AaBb X aabb
F2 AB 903
ab 897
Ab 98
aB 102
Hasil penyilangan tersebut menunjukkan peristiwa …….
A. pautan D. gagal berpisah
B. pindah silang E. determinasi sex
C. gen letal

12. Dari persilangan ayam walnut (Sumpel) genotif RrPp dengan ayam berpial pea (biji) genotif rrPp, kemungkinan akan diperoleh keturunan Walnut rose : pea : bilah dengan perbandingan …….
A. 1 : 1 : 3 : 3 D. 3 : 1 : 3 : 1
B. 1 : 3 : 3 : 1 E. 3 : 1 : 1 : 3
C. 3 : 3 : 1 : 1
13. Disilangkan tanaman berbatang tinggi daun hijau (TTHh) dengan tanaman berbatang pendek daun hijau (ttHh). Adanya genotif hh menyebabkan tidak terbentuknya klorofil pada tanaman tersebut, maka ratio genotif tanaman yang dapat hidup adalah …….
1. 1 : 1 D. 13 : 1
2. 3 : 1 E. 15 : 1
3. 9 : 1
14. Dari persilangan lalat buah abu-abu sayap panjang heterozigot dengan lalat buah hitam sayap pendek, didapatkan keturunan 400 ekor, di antaranya turunan itu ditemukan lalat abu-abu sayap pendek 30 ekor, dan lalat hitam sayap panjang 20 ekor. Persentase gen yang mengalami pindah silang adalah …..
1. 62,5 % D. 1,25 %
2. 37, 5 % E. 12,5 %
3. 3,75 %
15. Perhatikan bagan berikut :






Laki-laki

Perempuan

Albino










X

Berdasarkan peta silsilah kemungkinan X menderita albino adalah …..
A. 12,5 % D. 75 %
B. 25 % E. 0 %
C. 50 %
16. Pasangan suami-istri bergolongan darah A Rh dan O RH’ ternyata di antara anak-anak mereka ada yang bergolongan darah O Rh’ maka kemungkinan lain golongan darah anak-anak mereka adalah ……
A. A. A Rhˉ dan O Rhˉ D. A Rh+ , O Rh+ dan O Rhˉ
B. A Rh + dan O Rhˉ E. A Rhˉ , O Rh+ , dan O Rhˉ
C. A Rh + A Rhˉ dan O Rhˉ
17. Silsilah berikut menunjukkan menurunnya kelainan genetik buta warna. Pernikahan antara wanita dan laki-laki yang keduanya berpenglihatan normal, menghasilkan seorang anak laki-laki yang buta warna dan dua anak perempuan yang perpenglihatan normal. Dari kasus ini dapat kita ketahui bahwa :










1. si ibu homozigot dominan D.si ayah karier
2. si ibu homozigot resesif E. si ayah homozigot dominan
3. si ibu karier
18. Mendell menyilangkan tumbuhan berbiji kuning dan permukaan bijinya licin dengan tumbuhan sejenis yang berbiji hijau dan permukaan bijinya keriput. Keturunan F1 bijinya berwarna kuning dan permukaan bijinya licin. Ini berarti bahwa :
1. gen hijau dan gen keriput dominan
2. gen hijau dan gen keriput resesif
3. gen kuning dan gen licin resesif
4. gen kuning dan gen licin dominan
19. Dalam suatu keluarga ditemukan bahwa golongan darah anak-anaknya bervariasi, yaitu. Bergolongan daran A,B,AB atau O. Apabila diketahui bahwa pasangan suami isteri tersebut bergolongan darah A dan B, bagaimanakah susunan gen pasangan suami isteri itu ?
1. suami homozigot, isteri heterozigot
2. isteri homozigot, suami heterozigot
3. suami dan isteri keduanya homozigot
4. suami dan isteri keduanya heterozigot
20. Anak yang buta warna dapat dilahirkan dari pasangan suami isteri dengan sifat :
1. suami normal dan istri karier
2. suami penderita dan istri karier
3. suami normal dan istri penderita
4. suami penderita dan istri penderita
21. Di bawah ini merupakan pernyataan yang benar dari peristiwa suatu persilangan :
1. filial terbentuk setelah terjadi peleburan genotif
2. genotif dibentuk oleh susunan gen yang sifatnya sama
3. gamet muncul dengan memperhatikan fenotif yang ada
4. setiap genotif yang terbentuk akan memberikan fenotif yang sama
5. fenotif merupakan sifat yang tampak dengan menterjemahkan genotif yang ada
22. Bila bungan Mirabilis jalapa merah muda (Mm) disilangkan dengan yang putih (mm) akan menghasilkan keturunan :
1. merah semua
2. merah muda : putih = 2 : 1
3. merah muda : putih = 1 : 1
4. merah muda : putih = 1 : 3
5. merah muda : putih = 3 : 1
23. Wanita normal yang ayahnya buta warna menikah dengan pria normal. Kemungkinan akan lahir laki-laki buta warna adalah :
1. 12,5 % D. 75%
2. 25 % E. 100%
3. 50 %
24. hal-hal berikut ini merupakan upaya untuk menghindari penyakit menurun, kecuali :
1. perlunya memahami hukum hereditas
2. mengenal secara baik calon yang akan dijadikan pasangan hidup
3. hindari perkawinan antara sesama keluarga yang masih dekat hubungan darahnya
4. menghindari aktivitas donor darah pada saat produktif
5. memelihara kesehatan badan dan mental.
25. Kuning dalam keadaan homozygot lethal (KK). Perkawinan tikus jantan berbulu kuning (Kk) dengan tikus betina berbulu kuning (Kk) mempunyai 60 anak yang semuanya sudah beranjak dewasa. Kemungkinan sifat genotif dari ke 60 anak tikus terswebut adalah :
1. Kk D. kk dan Kk
2. Kk E. kk, Kk dan KK
3. KK
26. Warna bulu pada kelincim ditentukan oleh allela ganda dengan urutan dominansi C>c-ch>CH>c.
C = kelabu CH = Himalaya
c-ch = Chinchilla c = albino
Perkawinan Kelinci kelabu Cc dengan Ccch akan menghasilkan keturunan ………
1. Kelabu : Chinchilla : albino = 1 : 2 : 1
2. Kelabu : Chinchilla : albino = 2 : 1 : 1
3. Kelabu : Chinchilla : albino = 1 : 1 : 2
4. Chinchilla : albino = 2 : 2
5. Chinchilla : albino = 3 : 1
27. Seorang murid menderita penyakit keturunan. Murid tersebut memiliki silsilah keluarga sebagai berikut :








= murid laki-laki penderita
Berdasarkan gambar silsilah, penyakit tersebut disebabkan oleh :
A. Gen resesif pada autosom
B. Gen dominan pada autosom
C. Gen resesif pada kromosom seks-X
D. Gen dominan pada kromosom seks-X
E. Gen pada kromosom-Y
28. dari persilangan ayam walnut/sumpel (RrPp) dengan ayam berpial Pea/biji (rrPp), kemungkinan akan diperoleh keturunan walnut, Rose/mawar, Pea/biji dan single/bilah dengan perbandingan :
1. 1 : 1 : 3 : 3
2. 1 : 3 : 3 : 1
3. 3 : 1 : 1 : 3
4. 3 : 1 : 3 : 1
5. 3 : 3 : 1 : 1
29. Perhatikan gambar kromosom yang mengalami meiosis berikut ini :

A a A a
Meiosis
B b b B

C c C c

Kromosom ini mengalami peristiwa :
1. Pindah silang
2. Pindah silang dan pautan
3. Gagal berpisah
4. Pautan
5. Gen lathal
30. lalat buah jantan abu-abu sayap poanjang (GgLl) disilangkan dengan betina berbadan hitam sayap pendek (ggll). Pada gen G dan L maupun g dan l terjadi pautan. Dari hasil perkawinan tersebut diperoleh fenotif keturunasn sebagai berikut : Abu-abu sayap panjang : abu-abu sayap pendek : hitam sayap panjang : hitam sayap pendek = 820 : 185 : 195 : 800. Berdasarkan kasus tersebut, dapat disimpulkan bahwa selama pembentukan gamet terjadi pindah silang dengan nilai pindah silang sebesar :
1. 0,19% D. 23,00%
2. 1,90% E. 24,00%
3. 19,00%
31.





Gambar diatas menunjukkan kromosom jantan dan betina dari Drosophila melanogaster. Kromosom yang menentukan jenis kelamin adalah :
1. 1 dan 5 D. 4 dan 5
2. 2 dan 4 E. 5 dan 6
3. 3 dan 4
32. Pada tikus gen K berbulu cokelat, dominan terhadap gen k berbulu putih. Gen P berekor pendek, dominan terhadap p berekor panjang. Tikus cokelat berekor pendek heterozigot disilangkan sesamanya, akan menghasilkan keturunan dengan perbandingan fenotif :
1. Coklat pendek : coklat panjang : putih Pendek ; putih panjang = 6 : 2 : 3 : 1
2. Coklat pendek : coklat panjang : putih Pendek ; putih panjang = 5: 3: 3 : 1
3. Coklat pendek : coklat panjang : putih Pendek ; putih panjang = 9 ; 3 : 3 : 1
4. Coklat pendek : putih Pendek:; putih panjang = 9: 3 : 4
5. Coklat pendek : putih panjang = 9 : 7
33. berikut ini adalah penyakit-penyakit pada manusia :
1. AIDS 4. Hemofili
2. albinisme 5. Butawarna
3. TBC
Yang termasuk penyakit bawaan adalah …………….
A. 1, 2, dan 3 D. 2, 4 dan 5
2. 1, 4 dan 5 E. 3, 4 dan 5
3. 2,3 dan 4
34. Hemofili disebabkan oleh gen terpaut X resesif. Jika seorang wanita normal (ayahnya hemofili)mmenikah dengan pria normal, kemungkinan fenotif nanak-anaknya adalah :
1. semua anak wanitanya karier hemofili
2. 50% anak laki-lakinya karier hemofili
3. 50% anak laki-lakinya ahemofili
4. 75% anaknya normal, 25% anaknya hemofili
5. 100% anak-anaknya normal.
35. Seorang wanita normal bersuami pria hemofili. Anak perempuannya menikah dengan laki-laki normal, maka kemungkinan cucu yang lahir …………….
1. 50% penderita, 25% normal, 25 % carier
2. 25% penderita, 50% normal, 25 % carier
3. 75% penderita, 25% normal
4. 25% penderita, 75% normal
5. 50% penderita, 50% normal
36. Seorang pria bergolonga darah O dan Rh+ homozigot, menikah dengan seorang wanita bergolongan darah A homozigot Rh-, mkaka kemungkinan golongan darah anak-anaknya adalah…………….
1. Rh+ ; O D. Rh- ; A
2. Rh+ ; A E. Rh+ ; AB
3. Rh- ; O


MUTASI
Proses terjadinya mutasi disebut : Mutagenesis, makhlukhidup yang mengalami mutasi disebut : MUTAN dan penyebab mutasi disebut : MUTAGEN.
Berdasarkan tingkataannya, mutasi dibagi menjadi :
a. Mutasi gen :
Mutasi tak bermakna : perubahan susunan basa pada kodon, tetapi tidak menyebabkan kesalahan pembentukan protein.
Mutasi Ganda Tiga ; penambahan atau pengurangan 3 basa secara bersama-sama.
Mutasi Bingkai : pengurangan 1 atau beberapa atau penambahan sekaligus pasangan basa secara bersama-sama.
b. Mutasi Khromosom.
EUPLOIDE :
1. Monoploid : organisme yang kehilangan 1 set kromosom.
2. poliploid : organisme yang meiliki lebih dari 2 genom.
ANEUPLOIDE :
Mutasi yang terjadi pada salah satu kromosom dari genom (sindrome Down)
1) Monosomik : 2n-1 ;
2) Nulli somik : 2n-2.
3) Trisomik : 2n + 1.
4) Tetrasomik : 2n + 2.
Macam-macam mutasi.
1. Berdasarkan macam sel yang mengalami mutasi :
Mutasi somatik : pada sel tubuh.
Mutasi germinal : pada sel kelamin.
2. Menurut Sifat genetiknya :
Mutasi Dominan : tampak pengaruhnya dalam keadaan heterozigot.
Mutasi Resesif : tidak nampak pengaruhnya dalam keadaan heterozigot, kecuali tertaut resesif.
3. menurut arah mutasinya :
mutasi maju : mutasi dari normal menjadi ab-normal.
Mutasi Balik : mengembalikan dari fenotif tidak normal menjadi normal.
4. Berdasarkan penyebabnya, mutasi dibagi menjadi :
Mutasi ALAM : Sinar Kosmis/kosmos, infra merah dan ultra violet.
Mutasi BUATAN : Sinare X, b dan α , g, cholchisin, digitonin, veratrin, acenapten, suhu yang tinggi, gas methan, DDT dll ;
5. Mutasi berdasarkan letaknya dibagi menjadi :
Mutasi pada sel tubuh (somatis) : tidak menurun, misalnya penyakit kanker hati, kanker rahim, kanker paru-paru dll ;
Mutasi pada sel kelamin : bersifat menurun, misalnya : Idiot, imbisil dll.
6. Mutasi berdasarkan besar dan kecilnya dibedakan menjadi :
MUTASI BESAR (GROSS MUTATION) ; dibagi menjadi 2 yaitu :
· Heteroploide : Perubahan jumlah kromosom, dibagi menjadi :
1. Aneusomik : penambahan atau pengurangan 1 (satu) buah kromosom.
Contoh yang sering keluar : syndrome Turner (X0), Klinefelter (XXY)atau betina super (XXX).
2. Aneuploide : perubAhan jumlah kromosom yang melibatkan semua pasang kromosom.
Contoh yang sering keluar : Syndrme Down (Triplo 21), syndrome Edward (triplo 18) dan syndrome Patau (triplo 13) ;
· KERUSAKAN KROMOSOM, terdiri dari :
1. Inversi : Gen berbalik atau pindah lengan (mungkin dalam satu lengan kromosom yang sama)
2. Delesi : Kromosom patah, contoh : terbentuknya tanaman poliploid (semangka tanpa b iji)
3. Duplikasi (gen mengganda)
4. Translokasi : gen pindah ke kromosom yang tidak mse allela..
5. Katenasi : Gen (kromosom) menempel pada kromosom yang lain.

MUTASI KECIL/MUTASI TITIK/POINT MUTATION.
Mutasi kecilm terjadimpada Gen dan biasanya pengaruhnya relatif kecil.
MUTAGEN.
Mutagen adalah faktor-faktor yang mempercepat laju mutasi. Macam mutagen :
a. Radiasi : Sinar X, ultraviolet, kosmis, benda radioaktif dari kerak bumi.
b. Mutagen kimia : Gas Metan, asam nitrat, colchisin, digitonin, hidroksil amin, zat warna akridin, etilmetan sulfat, etiletan sulfonat.
c. Temperatur : makin tingyhi temperatur, mutasi makin cepat (10oC menaikkan kecepatan 2-3 kali lebih cepat).
Mutagen dan Manusia.
Perbuatan manusia yang menimbulkan radiasi dan dapat menyebabkan terjadinya mutasi :
a. Penggunaan zat-zat kimia radioaktif (radio isotop) ;
b. Penggunaan bahan kimia dalam makanan dsan minuman.

REKOMBINASI DNA (GEN) atau Penyisipan Gen.
Contoh : Pembentukan Insulin dengan plasmid pada Bakteri Echerichia coli.
PLASMID : adalah potongan melingkar kecil pada DNA

CONTOH SOAL-SOAL :
1. Untuk memperoleh hasil mutasi yang dapat diwariskan makan sinar radioaktif harus ditembakkan pada organ-organ di bawah ini :
1. kepala 3. kandungan
2. ginjal 4. tesis
2. Kerusakan kromosom ada beberapa macam, di antaranya adalah ….
1. Inversi 3. delesi
2. mutasi 4. suksesi
3. Berdasarkan diagram berikut, macam perubahan gen yang terjadi adalah …….

A A
B A B
C B G
D
E G C F
F E
G F D D
C
E
A. inversi D. transloklasi
B. duplikasi E. katenasi
C. delesi
4. Sesudah penyemprotan DDT diperoleh data bahwa beberapa nyamuk menjadi resisten terhadap insektisida tersebut. Hal ini disebabkan karena :
A. nyamuk yang secara alamiah mempunyai resistensi terhadap DDT tetap hidup dan menghasilkan keturunan baru.
B. DDT meningkatkan resistensi beberapa jenis nyamuk
C. DDT merangsang timbulnya mutasi pada beberapa jenis nyamuk.
D. dalam tubuh nyamuk DDT mudah terurai menjadi komponen yang tidak beracun
E. nyamuk mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi.
5. Dengan menggunakan colchisin dapat diusahakan terbentuknya tanaman yang poliploid. Tanaman ini menguntungkan karena :
1. cepat tumbuh 3. cepat berkembang-biak
2. ukurannya lebih besar 4. buahnya tidak berbiji
6. Gen yang termutasi akan diwariskan kepada anak cucukita. Hal ini benar bila mutasi gen itu terjadi di dalam :
1. sel rahim 3. sel somatik
2. sel plasenta 4. sel kelamin
7. yang bukan merupakan mutagen berupa bahan kimia di bawah ini adalah :
a. pestisida d. sinar ultraviolet
b. cafeine e. limbah industri
c. antibiotik
8. Pengaruh buruk yang ditimbulkan mutagen bagi kehidupan manusia yaitu :
A. munculnya hama mandul
B. untuk mengawetkan makanan
C. pertunasan bisa dihambat
D. memunculkan bibit unggul
E. munculnya sifat lethal pada suatu individu.
9. Berikut gambar mutasi gen :
Berdasarkan gambar di atas, type mutasi yang terjadi dinamakan :
A. Translokasi D. Inversi
B. Transversi E. Delesi
C. Transisi
10. Hal berikut yang merupakan keuntungan pembuatan bibit unggul dengan penyinaran radioaktif (mutasi) adalah ……………
A. Prosesnya pendek D. Tidak timbul kerusakan
B. Hasilnya pasti E. Sifat unggul diwariskan
C. Prosesnya aman
11. Berikut ini yang bukan pernyataan tentang mjutasi gen adalah :
A. perubahan kodon dalam DNA gen dapat menyebabkan mutasi pada protein
B. mutasi gen tidak selalu terdeteksi karena bersifat resesif
C. mutasi gen merupakan sumber penting untuk menghasilkan varian genetik baru
D. mutasi gen adalah perubahan yang terjadi pada susunan basa nitrogen molekul DNA
E. mutasi gen adalah perubahan yang terjadi pada susunan basa nitrogen molekul RNA
12.

Perhatikan gambar kromosom di atas. Berdasarkan gambar di atas, jenis kerusakan kromosom yang terjadi adalah :
A. Translokasi D. Inversi perisentrik
B. Delesi E. Inversi parasentrik
C. duplikasi
13. Karena peristiwa mutasi, kromosom mengalami perubahan seperti pada gambar yang disebut ………………..






A. Translokasi D. Duplikasi
B. Katenasi E. Delesi
C. Inversi

14. Perhatikan bahan-bahan berikut ini :
1. kolkisin 4. tein
2. kafein 5. Asam askorbin
3. nikotin
Bahan yang bersifat mutagenik adalah ………………….
A. 5, 4 dan 3 D. 4, 2 dan 1
B. 5, 3 dan 2 E. 4, 3 dan 2
C. 3, 2 dan 1
15. Keuntungan iradiasi dengan dosis tertentu pada bahan makanan adalah ……
A . Dapat meningkatkan nilai gizi bahan makanan
B . Semua makanan dapat tahan sampai beberapa bulan
C . Dapat meningkatkan cita rasa dan kesegaran
D . Dapat meningkatkan bakteri yang bermanfaat
E . Kesegaran tidak berubah dan aman untuk dikonsumsi
16. Dampak penggunaan radioisotop antara lain radiasinya dapat mengakibatkan kerusakan darah, pada tahap awal akan menyebabkan ……
A . Penurunan jumlah limfosit D . Berkurangnya plasma darah
B . penambahan jumlah leukosit E . Penambahan jumlah trombosit
C . Perusakan pada eritrosit
17. Cara efektif dan efisien dalam memperoleh biji-bijian unggul dengan menggunakan mutagen kolkisin, karena kolkisin ……
A. mempercepat pemisahan, sehingga terjadi mutasi
B. mempercepat terjadi poliploid dalam mutasi
C. menghambata pemisahan kromatid, sehingga terjadi poliploidi
D. menghambata pemisahan sel gamet, sehingga terjadi monoploidi
E. memperlancara pemisahan sel gamet pada peristiwa meiosis.
18. Biji cabai yang sudah direndam dalam kolkisin, mengalami perubahan kromosom dari sifat aslinya. Perubahan yang terjadi disebut …..
A. tetraploidi D. otopoliploidi
B. poliploidi E. allopoliploidi
C. aneuploidi
19. manfaat penggunaan radioaktif dalam bidang kedokteran antara lain untuk ……
A . Mengetahui penyebab suatu penyakit
B . melakukan pengobatan secara intensif
C . Mencegah terjadinya suatu penyakit
D . membasmi bibit penyakit di dalam tubuh manusia
E . menentukan jenis penyakit
20. Dengan hilangnya lapisan atmosfir tertentu maka sinar ultraviolet dapat sampai ke permukaan bumi, maka hal; ini akan mengakibatkan……
A . Meningkatnya intensitas cahaya
B . Meningkatnya penyakit kanker
C . Berkurangnya sinar ultra violet
D . Menambah energi matahari di permukaan bumi
E . Terbunuhnya virus adan bakteri
21. Cara yang paling tepat untuk mencegah bahaya radiasi internal adalah……
A . Memasang perisai radiasi
B . Mengatur waktu penyinaran
C . Mengatur jarak penyinaran
D . Mengawasi penerimaan dosis para pekerja radiasi
E . Mencegah masuknya sumber radiasi
22. Pengunaan radioisotop (I-135) dalam bidang biologi adalah untuk……
A . Mendiagnosis dan pengobatan penyakit
B . Menentukan umur fosil manusia purba
C . Pembrantasan hama dengan sistem jantan mandul
D . Memperlambat sistem pertunasan umbi-umbian
E . Memberikan informasi tentang pembentukan hormon tiroksin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar